Berbagi Pengetahuan di Festival Anak Bertanya 2019

Tanggal 28 Juli 2019, langitselatan kembali ikut serta dalam perhelatan Festival Anak Bertanya 2019, yang kali ini diselenggarakan dalam tema besar DIBUAI (Dari Bandung Untuk Anak Indonesia), bersama dengan Festival Planet Sains.

Masih bertempat di Sasana Budaya Ganesha, FAB 2019 mengambil tema, “Kalau Sudah Besar Mau Jadi Apa?”. Seperti tahun-tahun sebelumnya, FAB memperkenalkan berbagai bidang ilmu dan ragam profesi kepada para pengunjung yang sebagian besar adalah anak-anak. Tak hanya belajar sambil bermain, beragam pertunjukan dan film juga disajikan untuk para pengunjung.

Anak Bertanya, langitselatan menjawab. Kredit: langitselatan
Anak Bertanya, langitselatan menjawab. Kredit: langitselatan

Sejak pertama kali diselenggarakan, langitselatan sudah turut ambil bagian untuk memperkenalkan astronomi pada anak dan orang tua. Di booth langitselatan kami menyediakan peraga, buku dan kesempatan berdiskusi untuk anak. Temanya, “Anak Bertanya, langitselatan menjawab”.

Selain di booth, langitselatan juga berkesempatan untuk berbagi pengetahuan di panggung. Tujuannya, selain memeperkenalkan langitselatan, kami juga memperkenalkan sekelumit cerita dari alam semesta. Cerita dan simulasi yang dipiliha adalah “Terjadinya Siang dan Malam, dan Proses Gerhana”. Apalagi tanggal 26 Desember 2019, Indonesia kembali berkesempatan menyaksikan Gerhana Matahari Cincin.

Sejak acara dibuka pukul 08:00 WIB, pengunjung tak berhenti mengalir untuk mengunjungi booth 27 lembaga peserta. Sampai pukul 17:00 WIB ketika FAB 2019 harus berakhir, terhitung lebih dari 5000 pengunjung memadati SABUGA untuk berinteraksi dengan seluruh lembaga peserta, juga ada yang mengikuti workshop, dan ikut dalam Bincang Orang Tua.

Untuk astronomi, langitselatan tidak sendiri. LAPAN kembali hadir dengan planetarium mini yang selalu menjadi daya tarik utama bagi anak. Observatorium Bosscha dan Dunia Astronomi juga ikut meramaikan FAB 2019. Meskipun ada 4 lembaga astronomi, tidak ada satu pun yang sepi dari kehadiran anak-anak.

Festival yang diinisiasi oleh Mitra Anak Bertanya dan SABUGA ITB ini memang mengusung ide memperkenalkan sains pada anak lewat interaksi langsung dengan para pakar. Pada acara ini, anak bisa berkenalan dengan berbagai profesi sekaligus memperoleh wawasan baru bahwa sains itu menyenangkan. Belajar bisa dilakukan sambil bermain.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Festival Anak Bertanya (@fab2019bdg) on

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...