Berkenalan Dengan Warisan Astronomi Korea

Kebudayaan Korea tidak hanya menarik perhatian dengan K-Pop-nya, akan tetapi ternyata dalam sejarah panjang ilmu astronominya, paling tidak itu yang terungkap dari diskusi di Pusat Kebudayaan Korea, Jakarta, 22 Juli 2013 yang lalu.

Beberapa Faktor Astronomis-Meteorologis dalam Tenggelamnya Titanic

Inilah kapal yang menyandang hampir semua rekor pada masanya: terbesar (panjang 270 meter, lebar 30 meter dan tinggi 54 meter terhitung dari lunas hingga puncak cerobong asapnya ), terberat (44.000 ton) dan termewah (dibangun dengan bahan-bahan bermutu tinggi sehingga menelan biaya US $ 400 juta berdasarkan kurs 1997).

Mengenal Cheomseongdae, Observatorium Tertua di Dunia

Jika anda penggemar drama Korea Great Queen Seondeok, barangkali anda pernah mendengar tentang Cheomseongdae. Dalam salah satu episode, diceritakan bahwa putri Deokman setelah dilantik menjadi putri mahkota kerajaan Silla memerintahkan pembangunan sebuah tempat yang dapat digunakan oleh masyarakat umum untuk melakukan perhitungan astronomi secara mandiri.

Arkeoastronomi, Keagungan Peradaban Manusia

Dunia astronomi modern disibukkan dengan penelitian extrasolar planet, dimana manusia ingin mencari “tempat tinggal” yang baru dan peluncuran teleskop luar angkasa yang akan mencari “batas” terluar alam semesta. Semua itu hebat, semua itu canggih, rumit dan mengagumkan. Tetapi, 2000 tahun yang lalu ada pekerjaan lain yang telah dilakukan oleh nenek moyang kita yang tak kalah rumit dari sebuah teleskop Hubble.