Stargazing Sensation di Alila Villas Soori

Bulan Mei 2013, Alila Villas Soori mengorganisir acara Stargazing Sensation yang dilaksanakan selama satu minggu dan saya diundang sebagai astronom yang akan memandu Stargazing Sensation yang berlangsung dari 18 – 25 Mei. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan astronomi dan indahnya langit malam kepada para tamu yang sedang berlibur di Alila Villas Soori.

Stargazing Sensation yang berlangsung selama seminggu tersebut akan diisi oleh dua sesi kelas setiap harinya yakni, kelas cerita Astronomi di sore hari dan pengamatan di malam harinya yang dipandu oleh saya dan Janette, alumni Atsronomi ITB. Pembukaan rangkaian acara Stargazing Sensation dilaksanakan tanggal 18 Mei 2013 dengan presentasi singkat berjudul “Under the Dark Skies”, yang bertujuan untuk menunjukkan indahnya langit malam bertaburan bintang yang telah hilang akibat polusi cahaya. Selain itu diperkenalkan juga apa itu polusi cahaya dan pengaruhnya bagi kehidupan manusia dan hewan. Jadi penanggulangan polusi cahaya tidak melulu karena langit gelap dibutuhkan hanya oleh astronom untuk bisa melihat langit malam tapi juga dibutuhkan oleh seluruh manusia. Dengan mengurangi polusi cahaya, kita pun bisa menghemat penggunaan energi.

Selama satu minggu kegiatan siang diisi dengan presentasi tentang Matahari dan Sistem Keplanetan. Selain kelas yang menyampaikan pengenalan astronomi, saat cuaca cukup cerah, dilaksanakan pengamatan Matahari. Di malam hari dilakukan pengamatan langit mala, yang sayangnya sering terkendal cuaca. Langit selama satu minggu acara Stargazing Sensation tidak terlalu bersahabat. Langit berawan dan hujan menjadi penghalang. Akan tetapi di sela-sela awan, Bulan, Saturnus, Sirius dan Arcturus masih menampakkan dirinya untuk dinikmati dari Cotta Lawn yang tepat berhadapan dengan Samudera Hindia. Kehadiran Bulan tentu saja membawa keceriaan tersendiri bagi para tamu. Pada umumnya mereka belum pernah melihat wajah Bulan dan kawah-kawahnya sehingga tentu saja kesempatan untuk dapat melihat kawah Bulan tidak disia-siakan begitu saja. Berbagai komentar pun kami terima. Mulai dari kekaguman karena bisa melihat kawah Bulan, maupun keingintahuan seperti apa wajah Bulan pada sisi yang selalu membelakangi Bumi. Tak hanya itu, cerita tentang indahnya langit Eropa juga kami peroleh dari sepasang tamu yang hadir. Teleskop seperti apa yang cocok untuk pengamatan langit maupun pertanyaan adakah kehidupan lain di luar sana menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Hal lainnya yang menarik perhatian para tamu adalah perbedaan antara langit di belahan bumi Utara dan Selatan serta rasi apa saja yang berbeda disertai cerita rakyat di balik obyek-obyek langit tersebut.

Acara malam memang hanya sampai jam 21.30 wita. Akan tetapi setelah tengah malam, langit di Bali pun cerah hingga fajar menyingsing dan Janette berhasil mengabadikan keindahan langit malam di atas Alila yang dihiasi bentangan Bima Sakti.   Stargazing Sensation di Alila Villas Soori pun berakhir tanggal 24 Mei 2013 malam dengan hujan yang kembali hadir disertai gelombang pasang yang cukup tinggi menjelang malam Bulan Purnama.

 

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...