Benda – Benda Yang Bisa Diamati di Langit Malam

#StayAtHome atau #TinggaldiRumah merupakan cara memutus mata rantai pandemik Covid19. Akan tetapi, kita bisa belajar mengenali langit malam dari rumah.

LEAP: Lautan Kosmik yang (Tidak) Mati

Artikel terbaik ke-8  Lomba Esai Artikel Astronomi Populer (LEAP) LS
Penulis: Hastia Fathsyadira (Bandung, Jawa Barat)

“Ketika dia, siapapun dewa itu, mengatur dan memisahkan massa yang tidak beraturan, dan mengurangi, memisahkannya menjadi bagian-bagian kosmik, pertama kali ia membentuk Bumi menjadi sebuah bola yang amat besar sehingga bentuknya akan sama dari setiap sisi… Dan, karena tiap wilayah tidak boleh tidak ada makhluk hidupnya, maka bintang-bintang dan bentuk-bentuk ilahi mendiami tingkatan-tingkatan langit, lautan didiami ikan-ikan yang bercahaya, Bumi mendapatkan penghuni binatang-binatang buas, dan burung-burung mendiami udara yang mengalir… Kemudian lahirlah manusia. Meskipun hewan-hewan lain kurang baik, dan selalu memandang ke tanah, ia memberi manusia wajah yang tengadah dan membuatnya berdiri tegak dan melihat ke langit.” – Ovidius, Metamorphoses, abad pertama –

LEAP: Menikmati Jagat Raya Sebagai Angka

Artikel 10 Besar Lomba Esai Artikel Astronomi Populer (LEAP) LS
Penulis: Bayu Prahara (Banjaran, Jawa Barat)

Menikmati objek langit kala malam memang tiada habisnya terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan polusi lampu sedikit. Jika tidak ada gangguan seperti awan mendung dan cahaya dari bulan, bintang-bintang dilangit akan lebih terlihat karena cahaya dari mereka tidak tertutup atau kalah terang dari cahaya lain. Bahkan, kalau beruntung, kita bisa melihat sabuk tipis dari  galaksi Bima Sakti (Milky Way) dan galaksi Andromeda dengan syarat polusi lampu yang sedikit serta bulan berada pada fase mati.