Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan

Ada kejadian apa di penghujung bulan Juli? Ada fenomena menarik apa di bulan Agustus? Itulah beberapa pertanyaan yang terlontar dari masyarakat yang ingin tahu lebih banyak tentang fenomena alam terkait astronomi.

Di penghujung bulan Juli ada 2 hujan meteor yang sedang berlangsung dan akan berakhir pada bulan Agustus 2010. Salah satunya akan mencapai puncak di akhir Juli sedangkan hujan meteor yang satunya lagi akan mencapai puncaknya di awal Agustus.

Hujan meteor apakah itu? Yuk sejenak kita berkenalan dengan kedua hujan meteor yang tengah melintasi Bumi ini. Yang pertama adalah Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan aka Southern Delta Aquarid (SDA) dan yang satu lagi adalah hujan meteor Perseid.

Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan yang tampak di Rasi Aquarius dan juga Capricorn. Kredit : StarWalk

Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan
Di bulan Juli – Agustus atau dari tanggal 12 Juli – 19 Agustus, area di sekitar rasi Aquarius dan Capricorn menjadi sangat aktif. Bagaimana tidak? Area ini β€œterisi” oleh cabang utara dan selatan dari meteor Delta Aquarid dan Iota Aquarid serta beberapa juga ada yg radiannya berasal dari Capricorn.

Radian hujan meteor Delta Aquarid Selatan yang snagat dekat dengan Bulan. kredit : StarWalk

Hujan meteor Delta Aquarid Selatan akan mencapai puncaknya pada tanggal 28/29 Juli dengan laju maksimum meteor yang bisa terlihat hanya sekitar 15 – 20 meteor per jam. Sedangkan hujan meteor Delta Aquarid Utara yang juga berlangsung dari 16 Juli – 10 September akan mencapai puncak pada tanggal 13 dan 14 Agustus dengan maksimum 10 meteor.

Hujan meteor Delta Aquarid merupakan hujan meteor yang berasal dari pecahan komet Marsden dan Kracht Sungrazing. Nama delta Aquarid muncul karena hujan meteor yang satu ini memiliki radian di arah konstelasi Aquarius. Hujan meteor Delta Aquarid pertama kali teramati pada tahun 1870 saat G.L. Tupman di Lautan Mediterania melakukan plot 65 meteor di sepanjang tgl 27 Juli – 6 Agustus.

Bagaimana melihat hujan meteor Delta Aquarid ini? Layangkan pandanganmu ke arah timur pada jam 19.00 wib, ketika rasi Aquarius terbit di ufuk, hampir bersamaan dengan terbitnya Bulan. Nantikanlah sampai radiant hujan meteor yang berada di rasi Aquarius dan are Capricorn semakin menanjak di langit sehingga akan mudah teramati oleh pengamat di dalam kota, yang terhalang bangunan. Sayangnya agak tidak mudah mengenali meteor yang lewat dengan cepat karena malam puncak hujan meteor, sinar bulan masih sangat terang. Jika ditambah polusi cahaya di kota hampir dipastikan sangat sulit melihat hujan meteor tersebut.

Tapi jika ingin mencoba menikmati hujan meteor Delta Aquarid Selatan, carilah lapangan yang lapang dan bebas polusi cahaya kota. Meskipun masih ada terangnya Bulan, semoga perburuan anda bisa berhasil.

Selamat berburu meteor! Clear Sky!

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

8 thoughts on “Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan

  1. hello, boleh gag saya mengcopy artikel ini untuk saya posting pada blog saya, tentunya saya akan mencantumkan penulis dan sumber..

Tulis komentar dan diskusi...