List/Grid

Astrobudaya Subscribe to Astrobudaya

titanic

Beberapa Faktor Astronomis-Meteorologis dalam Tenggelamnya Titanic

Inilah kapal yang menyandang hampir semua rekor pada masanya: terbesar, terberat (44.000 ton) dan termewah (dibangun dengan bahan-bahan bermutu tinggi sehingga menelan biaya US $ 400 juta berdasarkan kurs 1997). Inilah Titanic.

ps_the_1960_cropped

Perjuangan Pak Thé mengarungi masa sulit Observatorium Bosscha

Suatu siang di Observatorium Bosscha, pada tahun 1959. Pejabat Sementara Direktur Observatorium Bosscha, Prof. Dr. Ong Pik Hok, memanggil beberapa pegawainya dan menunjuk seorang astronom muda, seraya berkata ialah yang akan memelihara Observatorium mulai saat itu. Astronom tersebut, Pik Sin Thé…

Manuskrip pengamatan transit venus tahun 1969 yang dibuat Mohr. Kredit : Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen, Haarlem.

Transit Venus (1761 & 1769) dari Tanah Batavia

Astronomi di Indonesia bukan baru dimulai awal tahun 1900-an ketika Observatorium Boscha didirikan. Satu setengah abad sebelumnya di tahun 1761 dan 1769, astronomi di Indonesia dimulai dan ditandai dengan penggunaan instrumentasi untuk pengamatan.

Permulaan tradisi independen astronomi di Indonesia: Sejarah Observatorium Bosscha 1919–1939

Pendirian Observatorium Bosscha di Lembang pada dekade 1920an dapat dilihat dalam konteks merembesnya ilmu pengetahuan modern keluar dari Eropa dan pelaksanaan riset ilmu alam dalam situasi kolonial. Kolonialisme, bagaimanapun, adalah… Read more »

Kisah penemuan Galaksi Bima Sakti (Bagian Pertama)

Bila kita memiliki kesempatan untuk pergi ke daerah yang jauh dari cahaya lampu perkotaan dan cuaca betul-betul cerah tanpa awan, kita akan dapat melihat selarik kabut yang membentang di langit. “Kabut” itu ikut bergerak sesuai dengan gerakan semu langit, terbit di timur dan terbenam di barat.

kegiatan pengamatan matahari dalam rangka global astronomy month dan sun-day. kredit: Hanief Trihantoro

Planetarium Jagad Raya Tenggarong

Tenggarong menjadi kota ke-3 di Indonesia yang memiliki planetarium setelah Jakarta dan Surabaya. Planetarium yang diberi nama Planetarium Jagad Raya itu didirikan pada tahun 2002 oleh Bupati Kutai Kartanegara dan diresmikan pada tahun 2003 oleh Hamzah Haz.

Cheomseongdae Silla di kota Gyeongju, Korea Selatan, dilihat dari arah timur laut. Kredit : ICOMOS-IAU

Mengenal Cheomseongdae, Observatorium Tertua di Dunia

Jika anda penggemar drama Korea Great Queen Seondeok, barangkali anda pernah mendengar tentang Cheomseongdae. Ingin tau ceritanya?

Observatorium Bosscha. kredit : ivie

Nama-Nama Indonesia pun Tertera di Angkasa

Pada bulan November 2010, IAU memberikan 4 nama Indonesia sebagai nama 4 asteroid yang berada di Sabuk Utama Asteroid. Ke-4 nama tersebut merupakan nama-nama mantan kepala Observatorium Bosscha.

Observatorium yang didirikan Mohr di Batavia. (Architectural drawing by J. Clement, 1768)

Jejak Langkah Astronomi di Indonesia

Astronomi, ilmu yang satu ini hampir setua peradaban manusia itu sendiri. Bagaimana tidak, ia lahir bersama dengan kekaguman dan keingintahuan manusia akan langit dan apa yang ada di sana. Bagaimana dengan perjalanan Astronomi di Indonesia?

``Seorang padri abad pertengahan bercerita bahwa ia telah menemukan titik di mana langit dan Bumi bersentuhan...'' Sebuah ilustrasi dari buku Camille Flammarion, L'atmosphère: météorologie populaire (Atmosfer: Meteorologi populer).

Kapankah astronomi mulai tidak sama dengan astrologi?

Bagi seseorang yang mengaku belajar astronomi, tidak jarang ada orang yang minta diramalkan nasibnya, seraya mengatakan bahwa bintangnya adalah X dan meminta supaya dibaca peruntungannya di masa datang.

Sirius juga dikenal sebagai “The Dog Star” (Bintang Anjing) karena ia merupakan bintang paling terang di rasi Canis Mayor / Anjing Besar / The Big Dog. Kredit : starrynighteducation

Gelombang Panas dan Fenomena Dog Days

Liburan hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) tahun 2010 ini disambut dengan fenomena yang menyedihkan di AS khususnya bagian Timur Laut. Temperatur tinggi mencapai batas rekor di beberapa tempat. Masyarakat mengenalnya sebagai gelombang panas (heat wave).

SALT, teleskop berdiameter 11 meter. teleskop optik terbesar di bumi selatan. kredit : ivie

Afrika Selatan, Pintu Astronomi di Benua Hitam

Sudah hampir mendekati satu bulan gempita Piala Dunia melanda masyarakat dunia. Satu per satu tim pun pulang setelah mengalami kegagalan. Namun kegembiraan mereka yang masih terus lolos ke babak berikutnya pun semakin terasa melanda masyarakat global terutama mereka yang mencintai permainan sepakbola ini