Plutoid Klasifikasi Baru Untuk Pluto dan Eris
By ivie • Jun 12th, 2008 at 9:55 am • Category: News, Planet
Pluto dan Eris, diklasifikasi dalam kategori bernama Plutoid atau objek-objek serupa Pluto. Kredit Gambar : Mathias Pedersen
Hampir dua tahun berlalu sejak gonjang-ganjing diklasifikasikannya Pluto sebagai planet katai. Tahun ini, IAU pun memenuhi janjinya untuk memberi nama pada klasifikasi planet katai yang juga objek-objek transneptunian ini. Nama Plutoid diajukan oleh anggota komite IAU dari Small Body Nomenclature (CSBN), dan disetujui oleh IAU Executive Committee dalam pertemuannya di Oslo, Norwegia.
Plutoid merupakan benda langit yang mengorbit Matahari pada jarak lebih besar dari jarak Neptunus. Mereka memiliki massa yang cukup untuk gaya gravitasi yang bereaksi terhadap gaya benda tegar si planet. Sehingga, diasumsikan benda langit ini memiliki bentuk kesetimbangan hidrostatik. Atau dengan kata lain, planet kecil ini diasumsikan memiliki bentuk hampir lingkaran. Kriteria lainnya adalah area di sekeliling orbit plutoid masih belum bersih dari objek-objek lainnya. Dua planet katai yang dikenal sekarang sebagai plutoid adalah Pluto dan Eris. Diharapkan, seiring dengan perjalanan perkembangan astronomi, akan ada objek-objek lainnya yang masuk dalam kategori ini.

Dua plutoid, Pluto dan kedua satelitnya (kiri) serta Eris bersama Dysnomia (kanan). Kredit Gambar : IAU
Setelah penentuan nama plutoid disertai syarat-syarat bagi kategori tersebut, tampaknya Ceres tidak lagi menjadi bagian dari plutoid karena letaknya yang masih di dalam area Neptunus, atau tepatnya berada di antara Mars dan Jupiter. Selain itu, dari pengetahuan yang ada saat ini dipercaya Ceres masih merupakan objek satu-satunya pada tipenya. Sehingga, belum dibutuhkan adanya kategori terpisah untuk objek-objek mirip Ceres saat ini.
Semenjak awal tahun 1900an, IAU telah memegang tanggung jawab dalam menamai objek-objek keplanetan dan satelit-satelitnya. IAU CSBN yang mengajukan nama plutoid ini bertanggung jawab untuk menamai objek-objek kecil di Tata Surya, namun mereka tidak bertugas untuk menamai satelit dan planet besar di Tata Surya. CSBN bekerjasama dengan IAU WGPSN (IAU Working Group for Planetary System Nomenclature) akan menentukan nama plutoid terbaru untuk memastikan tidak ada planet katai yang memiliki nama yang sama dengan objek kecil tata Surya lainnya.
Dalam pertemuan di Oslo, IAU juga memutuskan bahwa penamaan objek Tata Surya yang memiliki :
- Sumbu semimayor lebih besar dari Neptunus
- Magnitudo absolutnya lebih besar dari H = +1 magnitudo
akan dipertimbangkan sebagai plutoid, dan dinamai oleh WGPSN dan CSBN. Nama yang diajukan tim penemu akan diberikan sebagai nama kehormatan. Namun jika dalam penelitian lanjutan objek tersebut tidak cukup masif dan tidak memenuhi kualifikasi plutoid, maka objek itu bisa tetap memakai namanya namun akan diubah kategorinya.
Sumber : IAU
ivie Astronom komunikator yang aktif menulis di langitselatan.com. Tahun 2005, bersama beberapa alumni astronomi membuat majalah Centaurus. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Terlibat dalam riset KK Tata Surya Astronomi ITB untuk tinjauan pembentukan sistem Tata Surya dan Extrasolar Planet. Saat ini ia sedang melakukan riset dinamika sistem planet dan mengelola langitselatan.
Email this author | All posts by ivie









Hihihi.. lucu tuh gambar yg di kiri atas.. terkesan ada kecemburuan sosial antar planet…
Anyway bagus2 artikelnya.. informatif banget!!
Hahaha, iya baru mo komentar juga, gambarnya cutee bangetttt hehehehe
You rocks eve!!
terimakasih atas artikel yang sangat bermanfaat untuk semua. salam kenal
hi… aku pecinta bintang neh…
kalo ada informasi hujan meteor atau tentang peristiwa
tentang bintang dan planet di Indonesia tolong kasih au donk….
informasinya hebat n kerenz abiez…
plutoid ya… nama yang bagus…. moga tambah banyak yah pasukannya plutoid… hehehe… eris tuh…. ga pernah aku dengar sebelumnya…. apa itu yang sebelumnya pernah dibilang sebagai planet ke sepuluh???
hai neng ivie ! apa kabar. aku lagi jalan2 di langit selatan neh… artikelnya bagus2. dah lama gak tune in. hehehe… btw, aku bole quote ya untuk sumber corat coretanku? thanks before. salam tuk semua kru (specially yang kenal dengan ku. hihihi…)
fiuhhh ada tetua nih… hehehe.. beres mbak salah diteruskan….oya.. silahkan mngquote yg ingin diquote..
…………………….?ap mungkin ad yg lbh bsr dr pluto?sehingga pluto out?
@spinx
mungkin aja ada..
alam semesta ini pintu yang tiada akhir..
di dalam tata surya kita yg lebih besar dari pluto untuk klsifikasi planet katai adalah eris. itulah alasan yang memicu terjadi pengklasifikasian baru.
thx mba ivie..
tadinya gw mau ngejelasin kayak gtu..
tapi susah ngomongnnya..
hahaha..