Berburu nebula di bulan Juni

Rasi Scorpius dan Jupiter
Saya mengeluarkan teleskop untuk berburu nebula pada kamis malam, 14 Juni 2007, saat langit Bandung cerah tak berawan. Hari yang tepat untuk melakukan pengamatan. Meskipun tanpa instrumen pembantu, dengan mata telanjang saja kita sudah dapat mengenali objek-objek langit malam itu. Apalagi jika dibantu dengan binocular apalagi teleskop. Apalagi kalau ingin mengabadikan momen itu, adanya kamera bisa sangat membantu.
Saya memulainya beberapa saat setelah matahari tenggelam. Cahaya yang sepanjang siang menutupi langit makin memudar, meninggalkan benda-benda langit yang gemerlapan menggantikan. Mercurius dan Venus yang sedang dalam fase sabit serta Saturnus dengan cincin dan beberapa satelit alaminya perlahan mengikuti terbenamnya mentari di arah barat. Beberapa bintang dalam rasi Leonis pun ikut mengantar kepergian planet-planet itu. Tampak pula Jupiter yang ditemani oleh rasi kalajengking di arah timur dan rasi Centaurus jika pengamat sedikit melayangkan pandang ke arah selatan. Jangan lupa pula menengok empat bintang terang yang membentuk rasi Crux di dekat Centaurus.>>lanjutkan disini>>
ddewa Alumni astronomi ITB, dengan topik kajian tugas akhirnya tentang hasil dari tabrakan asteroid ke Bumi, besar gempa dan tsunami. Mengkaji hubungan empiris ukuran asteroid tersebut dengan besar tsunami dan gempa.Email this author | All posts by ddewa
Aturan Dalam Memberi komentar :
- Jika anda sudah memiliki akun di langitselatan, silahkan log masuk untuk memberi komentar
- Admin dan Moderator berhak untuk memoderasi setiap komentar yang masuk
- Diharapkan menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
- Bersikap Baik - Tidak menyerang pembaca yang lain ataupun penulis
- Dilarang memberikan komentar yang mengarah pada hal-hal terkait SARA.
- Berikan komentar yang singkat - Tidak menuliskan komentar yang bahkan lebih panjang dari artikel yang ada.
- Dilarang mengiklankan produk, jasa, dll.
- Jika melanggar, komentar akan langsung kami hapus









