Astro Wicara: Ngobrol Santai Bersama Ronny Syamara

Ronny Syamara, astronom amatir yang saat ini bekerja di Planetarium Jakarta, berbagi pengalaman tentang pekerjaannya dan ketertarikannya pada astronomi.

Cara-cara astronom mencari planet lain — Bagian 1: Metode transit

Semenjak kita manusia sudah bisa berandai-andai dan melihat bintang-bintang di langit, kita sudah mempertanyakan, adakah kehidupan lain di luar Bumi. Semenjak kita menyadari posisi kita di alam semesta ini, yaitu sebuah bola raksasa yang kita sebut planet, mengorbit sebuah bola gas raksasa yang kita sebut bintang (dan kita beri nama Matahari dalam Bahasa Indonesia), maka tentunya muncul pertanyaan apakah bintang-bintang yang bertaburan di langit malam juga memiliki planet, dan adakah kehidupan di sana?

Pengamatan GBT Mikro di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

Tepat pukul 2 siang, mobil Rush berwarna hitam milik Perguruan Diniyyah Puteri (selanjutnya akan disebut Diniyyah) menjemput saya di kota Padang. Saya harus bergegas memasukkan barang-barang berupa teleskop Bresser Messier AR90 ke dalam mobil. Badai sebentar lagi akan datang. Tetes-tetes air yang berasal dari awan hitam kelabu yang menggantung di atas kota Padang mulai terasa menyentuh kulit. Saya dijemput oleh Riki Eka Putra, salah seorang pegiat literasi Diniyyah yang telah menerbitkan banyak buku bertema edukasi.

Observasi Bulan Super Darah Biru di Padang

Pukul 6 sore saya tiba di pelataran parkir Masjid Raya Sumatera Barat. Saya tidak sendiri. Saya datang bersama keluarga. Peralatan observasi berupa teleskop Bresser Messier AR 90/900 tak lupa dibawa serta. Inilah kali pertamanya teleskop yang merupakan amanat dari UNAWE Internasional ini digunakan untuk observasi Bulan Super Darah Biru di Padang untuk publik. Teleskop ini saya dapatkan dari sebuah kontes memenangkan teleskop UNAWE di tahun 2017. Cuaca senja hari kala itu  cukup menjanjikan karena bentangan langit di Timur cukup bersih dari awan.

Langit Malam Ini: Tiga Planet dan Sebuah Purnama

Lihatlah ke barat saat Matahari tenggelam tanggal 30 Juni. Akan terlihat sebuah ‘bintang’ terang di sebelah barat. Amat terang berkilau. ‘Bintang’ itu adalah bintang kejora, atau dikenal juga sebagai bintang senja (saat ia terlihat senja hari). Bintang kejora ini tak lain adalah planet Venus, planet yang orbitnya paling dekat dengan orbit Bumi. Tak jauh dari planet Venus ini, kurang dari satu derajat kearah kanan atas, ada sebuah lagi titik cahaya yang agak terang. Ia bukan bintang, tapi juga sebuah planet, yaitu planet Saturnus. Sepasang planet ini menghiasi langit senja kita untuk beberapa waktu. Bagi pengamat yang berada di Bandung dan sekitarnya, keadaan langit senja bagian barat bisa dilihat pada gambar berikut (klik untuk melihat yang lebih besar):