Kacang Keberuntungan: Tradisi Unik Jet Propulsion Laboratory

Di tengah hiruk pikuk semangat dan ketegangan tim saat memantau tahapan misi penting, ada satu hal yang tidak pernah ketinggalan di ruang kendali Jet Propulsion Laboratory (JPL): KACANG!!!

Menuju Titan, Laboratorium Kehidupan Tata Surya

Sejak tahun 2002, badan antariksa nasional Amerika Serikat NASA (National Aeronautics and Space Administration) telah disibukkan dengan program New Frontiers. Hingga saat ini, NASA telah meluncurkan tiga proyek utama New Frontiers, yakni New Horizons (misi ke Pluto dan obyek sabuk Kuiper, 2006), Juno (misi ke Jupiter, 2011), dan OSIRIS-Rex (misi ke asteroid Bennu, 2016).

OSIRIS-REx: Sang Pemburu Asteroid

Beberapa tahun terakhir ini, National Aeronautics and Space Administration (NASA, badan antariksa Amerika Serikat) disibukkan dengan berbagai misi antariksa, mulai Curiosity (Mars), New Horizons (Pluto dan obyek Sabuk Kuiper), Juno (Jupiter), Parker (Matahari) hingga InSight (Mars). Di samping misi-misi besar ini, NASA memiliki satu misi yang juga telah sampai di tujuannya: OSIRIS-REx!!!

InSight: “Dokter” Mars Telah Tiba!

“Touchdown confirmed!”

Pernyataan tersebut disambut sorak-sorai seluruh anggota tim Misi Mars InSight di ruang kendali Jet Propulsion Laboratory (JPL) di kota Pasadena, negara bagian California, Amerika Serikat. Kamera siaran langsung pendaratan InSight beralih ke beberapa lokasi yang menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar), di mana para peserta nobar ikut bersorak-sorak.

Ada Apa Dengan Juno?

Tanggal 19 Oktober 2016 lalu merupakan tanggal yang ditunggu-tunggu oleh tim wahana antariksa Juno. Pada tanggal tersebut, Juno berada di posisi paling dekat dengan Jupiter (perijove) kedua setelah terbang lintas pertamanya tanggal 27 Agustus 2016 lalu. Rencananya, Juno akan mengecilkan orbitnya dari 53,5 hari menjadi 14 hari. Namun ternyata apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan. Ada apa dengan Juno?