Komet Yang Datang dan Pergi

Ketika kita mendengar tentang “tamu antarbintang”, yang terpikir justru kedatangan alien lengkap dengan pesawat antariksanya. Kunjungan itu benar-benar terjadi.

Mungkin mengejutkan, tapi ada dua kunjungan antarbintang ke Tata Surya. Sayangnya, keduanya adalah komet bukannya pesawat alien.

Jejak lintasan komet setelah diganggu oleh interaksi gravitasi objek gas raksasa. Kredit: NAOJ
Jejak lintasan komet setelah diganggu oleh interaksi gravitasi objek gas raksasa. Kredit: NAOJ

Komet disusun oleh es, debu, dan batuan. Karena itu, komet juga sering dijuluki “bola salju dekil”. Sebagian besar komet berasal dari area terluar Tata Surya yang dingin. Sama seperti planet, komet juga mengitari Matahari. Tapi, ada sebagian komet yang asal usulnya masih belum diketahui dan masih penuh misteri….

Kali ini, para astronom dari Jepang memelajari jalur dua komet yang sedang mengarah keluar dari Tata Surya untuk selamanya. Dengan memelajari lintasan orbit komet, bisa diketahui ke mana komet ini akan bergerak, dan dari mana mereka berasal. Akan tetapi, lebih mudah mencari tahu perjalanan komet selanjutnya, dari pada asal usul kedua komet tersebut.

Tidak semua komet memiliki orbit tertutup yang mengitari Matahari. Ada yang orbitnya berbentuk parabola. Komet-komet dengan orbit parabola ini hanya melintas melewati Matahari dengan kecepatan tinggi menuju ke ruang antarbintang. Dan mereka tak pernah kembali lagi.

Bagaimana dengan kedua komet yang diselidiki ini?

Menurut para astronom dari Jepang, ada dua kemungkinan asal usul komet tersebut. Yang pertama, komet berasal dari lokasi yang sangat jauh di Tata Surya. Awalnya, komet memiliki orbit yang stabil. Akan tetapi, interaksi dengan objek lain menyebabkan komet terlontar keluar dari orbit dan masuk ke bagian dalam Tata Surya sebelum kemudian menuju ruang antarbintang.

Yang kedua, komet berasal dari lokasi yang sangat jauh. Bahkan bisa saja dari sistem keplanetan lain yang mungkin terlontar keluar dan melanglang ruang antarbintang. Komet ini kemudian melintasi Matahari sebelum melanjukan kembali perjalanannya ke ruang antarbintang.

Hasil penrhitungan memperlihatkan kemungkinan kalau keduanya merupakan komet orbit panjang di Tata Surya yang diganggu oleh objek gas raksasa.  Akan tetapi, tidak ada objek raksasa yang bisa dihubungkan sebagai pengganggu orbit kedua komet tersebut. Akan tetapi, setelah membandingkannya hasil perhitungan dengan lintasan orbit tamu antarbintang lainnya yakni, 1I/‘Oumuamua dan 2I/Borisov, disimpulkan bahwa kedua komet tersebut berasal dari sistem lain yang sangat jauh.

Jika demikian, sepertinya kedua komet hanya melintasi Tata Surya sebelum meneruskan perjalanannya melanglang antariksa.

Kedatangan tamu antarbintang memang baru ditemukan beberapa tahun terakhir ini. Ada asteroid dan komet yang datang dari ruang antar bintang, melintasi Tata Surya dan pergi meninggalkan sistem di mana Bumi berdiam ini.

Tidak ada yang tahu ke mana komet-komet ini akan berkunjung selanjutnya.

Fakta keren

Ada miliaran komet yang mengorbit Matahari. Ketika komet mendekati Matahari, komet akan memanas dan melepaskan gas dan debu yang membentuk bola dan ekor yang bercahaya.

[divider_line]

Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...