Permainan Petak Umpet Lubang Hitam

Petak umpet memang permainan yang menyenangkan. Tapi, bayangkan bermain petak umpet dengan lubang hitam yang tidak pernah diduga akan ada di situ!

Itulah yang terjadi ketika para astronom mencari lubang hitam pada galaksi katai yang kecil. Galaksi katai adalah galaksi yang lebih kecil dari galaksi normal. Bintang-bintang yang jadi anggota galaksi katai hanya beberapa miliar, tidak seperti pada galaksi normal yang beranggotakan ratusan miliar bintang.

Ilustrasi galaksi katai yang bentuknya sudah mengalami perubahan akibat interaksi dengan galaksi lain di masa lalu, serta lubang hitam masif di pinggiran. Kredit: Sophia Dagnello, NRAO/AUI/NSF
Ilustrasi galaksi katai yang bentuknya sudah mengalami perubahan akibat interaksi dengan galaksi lain di masa lalu, serta lubang hitam masif di pinggiran. Kredit: Sophia Dagnello, NRAO/AUI/NSF

Untuk memahami mekanisme pembentukan lubang hitam saat Alam Semesta masih muda, para astronom memelajari lubang hitam yang berdiam di galaksi katai. Mereka berharap bisa mengetahui bagaimana lubang hitam terbentuk dan bertumbuh lewat penggabungan galaksi selama miliaran tahun. Diduga, dengan cara inilah lubang hitam supermasif di pusat galaksi terbentuk.

Lubang hitam masif pertama pada galaksi katai starburst ditemukan pada tahun 2011 lewat pengamatan radio dengan teleskop Karl G. Jansky Very Large Array (VLA). Setelah itu, para astronom mulai mencari galaksi dalam katalog NASA-Sloan Atlas untuk diamati.

Syaratnya, galaksi yang jadi kandidat untuk diamati itu massanya kurang dari 3 miliar massa Matahari atau setara dengan Awan Magellan Besar. Syarat lainnya, galaksi tersebut harus teramati dalam survei FIRST (Faint Images of the Radio Sky at Twenty centimeter) yang dilakukan NRAO (National Radio Astronomy Observatory) dari tahun 1993 – 2011. Ada 11 galaksi terpilih yang kemudian diamati lagi dengan VLA.

Hasilnya, ada 13 galaksi katai yang memiliki lubang hitam aktif yang sedang melahap materi di sekelilingnya. Ke-13 lubang hitam itu ditemukan pada galaksi katai yang jaraknya satu miliar tahun cahaya dari Bumi!

Galaksi-galaksi katai ini merupakan galaksi terkecil yang diketahui menjadi rumah lubang hitam. Diduga lubang hitam yang ditemukan itu massanya sekitar 400.000 kali lebih masif dari Matahari.

Kalau pada galaksi besar lubang hitam ditemukan di pusat galaksi, tidak demikian dengan 13 lubang hitam yang baru ditemukan pada galaksi katai yang massanya 100 kali lebih kecil dibanding Bima Sakti. Lubang hitam yang ditemukan tersebut justru berkeliaran di pinggiran galaksi katai yang jadi induknya.

Kok bisa? Para astronom menduga hal ini terjadi karena galaksi-galaksi ini bergabung dengan galaksi lain ketika masih muda.

Fakta keren:

Sagittarius A* si lubang hitam di pusat Bima Sakti, 4,5 juta kali lebih masif dari Matahari!

[divider_line]

Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.