Sekilas Tentang Tata Surya, Rumah Bumi

Pada zaman dahulu, yang disebut planet atau bintang pengembara adalah, benda yang tampak bergerak lebih cepat dibanding bintang di sekelilingnya. Jadi yang dibedakan hanya bintang yang relatif tetap posisinya di langit dan bintang pengembara yang dalam hitungan bulan posisinya berpindah dengan cepat dibanding bintang.

2019 MO, Asteroid Mini yang Jatuh ke Bumi

Sebuah asteroid mini telah jatuh ke Bumi hanya dalam 12 jam pasca dilihat manusia untuk pertama kalinya. Inilah untuk keempat kalinya umat manusia berhasil mendeteksi sebuah benda langit yang sedang menuju ke Bumi saat masih berada di antariksa. Kali ini disertai bonus, asteroid ini yang terbesar di antara ketiga asteroid lainnya sehingga memiliki energi terbesar.

Melacak Jejak Asteroid yang Jatuh di Atas Laut Bering

Sebuah asteroid-tanpa-nama telah jatuh di atas perairan Laut Bering, bagian dari Samudera Pasifik bagian utara yang berdekatan dengan lingkar Kutub Utara, pada Rabu 19 Desember 2018 TU (Tarikh Umum) tengah hari waktu setempat. Ini disebut Peristiwa Bering 2018. Energinya sungguh besar, totalnya mencapai 173 kiloton TNT atau 8,5 kali lipat lebih dahsyat ketimbang bom nuklir yang dijatuhkan di Nagasaki.

Kala Matahari Menjadi Dua, Asteroid Meledak di Udara dekat Kutub Utara

Peristiwa Bering 2018. Itulah namanya. Satu peristiwa ledakan-benda-langit-di-udara (airburst) yang sejatinya telah terjadi pada Rabu 19 Desember 2018 TU (Tarikh Umum) pukul 06:48 WIB mengambil tempat di atas Laut Bering beratus kilometer lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka atau tak jauh dari perbatasan Russia dan Amerika Serikat. Tak kurang dari 96 kiloton energi ledakan dilepaskan airburst ini. Sementara energi totalnya sendiri diperhitungkan mencapai 173 kiloton TNT, membuatnya hampir seterang Matahari pada saat airburst terjadi. Andaikata di sekitar ground zero (yakni titik yang tepat berada di bawah lokasi airburst) terdapat pemukiman penduduk, niscaya mereka bakal terkesiap menyaksikan langit siang bolong (tepatnya pukul 11:48 waktu setempat) mendadak laksana berhias dua Matahari.

OSIRIS-REx: Sang Pemburu Asteroid

Beberapa tahun terakhir ini, National Aeronautics and Space Administration (NASA, badan antariksa Amerika Serikat) disibukkan dengan berbagai misi antariksa, mulai Curiosity (Mars), New Horizons (Pluto dan obyek Sabuk Kuiper), Juno (Jupiter), Parker (Matahari) hingga InSight (Mars). Di samping misi-misi besar ini, NASA memiliki satu misi yang juga telah sampai di tujuannya: OSIRIS-REx!!!

Ketika Mesin Belajar Menghindari Tabrakan Asteroid

Bumi kita selalu berada dalam ancaman tabrakan asteroid maupun puing – puing yang ada di sekeliling Bumi. Salah satunya, pada tanggal 12 Oktober 2017, sebuah asteroid sebesar bus melesat melewati Bumi dengan kecepatan 25000 km per jam atau 10 kali lebih cepat dari pesawat jet.. Asteroid ini melintas hanya pada jarak 1/8 jarak Bumi – Bulan!