Tiga Planet Ditemukan di Dekat Bayi Bintang

Teknik-teknik keren telah diciptakan untuk memburu planet-planet asing. Mengamati goyangan bintang dan meredupnya cahaya bintang adalah dua metode untuk mengungkapkan keberadaan planet-planet yang tak tampak. Namun, supaya bisa menemukan planet-planet termuda, para ilmuwan harus mencoba metode lain.

Bintang-bintang muda dikelilingi piringan debu dan gas yang tebal, cocok untuk lokasi pembentukan planet. Planet-planet kemudian terbentuk ketika gas dan debu berlekatan, menggumpal, menarik gas dan debu di dekatnya lalu menjadi semakin besar hingga akhirnya sebuah planet terlahir.

(Kapan planet-planet itu berhenti membesar? Hmm, planet terkecil yang sudah kita temukan itu kira-kira sebesar Bulan, sedangkan yang paling besar itu 28 kali lebih lebar dari Bumi!)

Akan tetapi, gas dan debu di sekeliling bintang-bintang muda menyembunyikan bayi-bayi planet di dalamnya. Untuk menemukan planet-planet ini, dibutuhkan sebuah teknik baru, yaitu teknik yang memungkinkan kita melihat menembus debu. Dan ilmuwan sudah membikinnya!

Piringan protoplanet di sekitar bintang. Kredit: ESO, ALMA (ESO/NAOJ/NRAO); A. Isella; B. Saxton (NRAO/AUI/NSF)
Foto antariksa ini menunjukkan piringan sisa-sisa gas dan debu di sekeliling bintang yang baru lahir. Celah-celah pada piringan itu bisa jadi merupakan petunjuk bahwa ada planet-planet yang baru terbentuk di sekeliling bintang tersebut. Planet-planet itu sedang “membersihkan” gas dan debu saat bergerak sepanjang orbit barunya. Kredit: ESO, ALMA (ESO/NAOJ/NRAO); A. Isella; B. Saxton (NRAO/AUI/NSF).

Gerakan gas di sekeliling bintang sangatlah sederhana dan bisa diprediksi…kecuali kalau ada planet. Planet-planet menimbulkan gerakan aneh dalam gas, agak mirip dengan pusaran yang kau lihat di sungai saat air bergerak di sekitar batu.

Setelah menyelidiki dengan saksama gerakan gas pada selubung debu di sekeliling sebuah bintang yang 1.000 kali lebih muda daripada Matahari, tiga planet ditemukan. Ini benar-benar pertama kalinya kita bisa menyatakan dengan yakin bahwa kita telah menemukan planet-planet di sekeliling bintang yang amat muda!

Fakta Menarik

Teknik baru ini mirip dengan metode menemukan planet Neptunus. Planet Uranus saat itu ditemukan sedang bergerak tak wajar. Planet ini ditarik ke arah luar dari orbit normalnya oleh gravitasi suatu objek yang belum diketahui. Setelah mengamati Uranus dengan saksama dan menggunakan matematika yang rumit, lokasi Neptunus pun ditemukan. Baru kemudian Neptunus dapat dilihat secara langsung.

[divider_line]
Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Versi lengkap tulisan ini: Tiga Bayi Exoplanet & Bintang Muda yang Baru Lahir

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.