Penentuan Awal Syawal 1439 H

Bulan Ramadan merupakan bulan ke sembilan dalam kalendar Hijriah, dimana sebulan maksimal terdiri dari 30 hari dan minimal 29 hari. Bagaimana dengan Ramadan 1439 H? Apakah  29 atau 30 hari?

Hilal saat diamati dari Manado tanggal 26 Mei 2017. Kredit: BMKG
Hilal saat diamati dari Manado tanggal 26 Mei 2017. Kredit: BMKG

Pemerintah telah mempunyai kalendar Islam, takwim standar yang menjadi acuan transaksi syariah, jadwal kenegaraan dan mempunyai aspek legal. Awal Syawal selalu tertera dalam jadwal libur nasional, diiringi dengan jadwal cuti bersama Idul Fitri. Pada tahun 2018 jadwal hari libur nasional adalah sbb:

TanggalHari Libur Nasional
Senin, 1 JanuariTahun Baru Masehi 2018
Jum'at, 16 FebruariTahun Baru Imlek 2569 Kongzili
Sabtu, 17 MaretHari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1940S
Jum’at, 30 MaretWafat Isa Al Masih/ Yesus Kristus
Sabtu, 14 AprilIsra' Mi'raj Nabi Muhammad saw 1439 H
Selasa, 1 MeiHari buruh Internasional
Kamis, 10 MeiKenaikan Isa Al Masih/Yesus Kristus
Selasa, 29 MeiHari raya Waisak  2562
Jum'at, 1 JuniHari Lahir Panca Sila
Jum'at, Sabtu; 15-16 Juni;Idul Fitri 1439H, 1 – 2 Syawal 1439 H
Jum'at, 17 AgustusProklamasi Kemerdekaan RI
Rabu, 22 AgustusHari raya Idul Adha 1439 H
Selasa, 11 SeptemberTahun Baru Hijriah 1440 H
Selasa, 20 NovemberMaulid Nabi saw , Rabi’ul Awal 1440 H
Selasa, 25 DesemberHari Natal

Libur Idul Fitri, 1 dan 2 Syawal 1439 H bertepatan dengan hari Jum’at 15 Juni 2018 dan hari Sabtu 16 Juni 2018.  Berarti Ramadan 1439 H dalam kalender Takwim Standar di Indonesia hanya terdiri 29 hari (yaitu mulai tanggal 17 Mei sampai dengan 14 Juni 2018). Secara keseluruhan awal bulan Hijriah pada tahun 2018 M adalah sebagai berikut:

Awal Bulan HijriyahPadanan dalam Kalendar Masehi
Jumadal Ula1439Kamis18Januari2018
Jumadal Akhirah1439Sabtu17Februari2018
Rajab1439Senin19Maret2018
Sya’ban1439Selasa17April2018
Ramadan1439Kamis17Mei2018
Syawal1439Jum'at15Juni2018
Zulqa'dah1439Sabtu14Juli2018
Zulhijjah1439Senin13Agustus2018
Muharram1440Selasa11September2018
Safar1440Rabu10Oktober2018
Rabi’ul Awal1440Jum'at9November2018
Rabi’ul Akhir1440Ahad9Desember2018

Sedang perbandingan jumlah hari perbulan diperlihatkan dengan table sebagai berikut:

Jumlah hari per bulan Hijriah

Tahun 2016 MasehiTahun 2017 Masehi
Bulan HijriahJmlh HariBulan HijriahJmlh Hari
Rabi'ul Akhir 1437 H30Rabi'ul Akhir 1438 H29
Jumadal Ula 1437 H29Jumadal Ula 1438 H30
Jumadal Akhirah 1437H30Jumadal Akhirah 1438H29
Rajab 1437 H29Rajab 1438 H30
Sya'ban 1437 H29Sya'ban 1438 H29
Ramadhan 1437 H30Ramadhan 1438 H29
Syawal 1437 H29Syawal 1438 H30
Dzulkaedah 1437 H30Dzulkaedah 1438 H29
Dzulhijjah 1437 H29Dzulhijjah 1438 H29
Muharram 1438 H30Muharram 1439 H30
Safar 1438 H30Safar 1439 H30
Rabi'ul Awal 1438 H30Rabi'ul Awal 1439 H29
Rabi’ul Akhir 1439 H29

Tahun 2017 MasehiTahun 2018 Masehi
Bulan HijriahJmlh HariBulan HijriahJmlh Hari
Rabi'ul Akhir 1438 H29
Jumadal Ula 1438 H30Jumadal Ula 1439 H30
Jumadal Akhirah 1438H29Jumadal Akhirah 1439 H30
Rajab 1438 H30Rajab 1439 H29
Sya'ban 1438 H29Sya’ban 1439 H30
Ramadhan 1438 H29Ramadan 1439 H29
Syawal 1438 H30Syawal 1439 H29
Dzulkaedah 1438 H29Zulqa'dah 1439 H30
Dzulhijjah 1438 H29Zulhijjah 1439 H29
Muharram 1439 H30Muharram 1440 H29
Safar 1439 H30Safar 1440 H30
Rabi'ul Awal 1439 H29Rabi’ul Awal 1440 H30
Rabi’ul Akhir 1439 H29Rabi’ul Akhir 1440 H30

Awal Syawal 1439 H

Kalau awal Ramadan 1439 H, kondisi fenomena ijtimak Bulan pada hari ke 29 Sya’ban 1439 H, setelah Matahari terbenam, ijtimak belum berlangsung. Jadi mudah diputuskan, berbagai kriteria mendapatkan awal Ramadan 1439 H bertepatan dengan 16 Mei 2018 setelah maghrib atau tanggal 17 Mei 2018. Secara astronomi hilal awal Ramadan 1439 baru bisa diamati pada tanggal 16 Mei 2018.

Sama halnya dengan penentuan awal bulan Ramadan 1439 H, awal bulan Islam didahului dengan Ijtimak. Ijtimak akhir Ramadan 1439 H bertepatan dengan hari Kamis tanggal 14 Juni 2018 jam 02:44 wib (29 Ramadan 1439H).  Sidang itsbat direncanakan pada hari Kamis tanggal 14 Juni 2018, sidang itu akan menetapkan apakah Ramadan 1439 H terdiri dari 29 atau 30 hari.

Data astronomi menunjukkan pada tanggal 14 Juni 2018 di PELABUHAN RATU (bujur timur geografis 106º 33′ 27″.8000,   dan lintang Selatan geografis minus – 7º 1′ 44″.6000) Matahari terbenam pada jam 17:44 wib dan Bulan terbenam 18:21 WIB (Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam (plus) + 7 º 20′).

Ijtimak akhir Ramadan 1439 H akan berlangsung sebelum Matahari terbenam dan Bulan terbenam. Jadi kemungkinan ada hilal. Pengamat bisa mengamati hilal awal Syawal 1439 H tanggal 14 Juni 2018.

Titik merah merupakan posisi hilal awal Syawal 1439 H, posisi tersebut dalam diagram tinggi versus elongasi mempunyai peluang untuk bisa diamati pada tanggal 14 Juni 2018. Garis garis menunjukkan beda azimuth Bulan dan Matahari (di Pelabuhan Ratu). Kriteria Taqwim tinggi 2 derajat dan elongasi 3 derajat, kriteria baru yang diusulkan dalam pertemuan Penyatuan Kalendar November 2017, kriteria Odeh maupun Ilyas di gambarkan. Titik titik hitam merupakan posisi sabit Bulan untuk 3000 tahun Hijriah.
Titik merah merupakan posisi hilal awal Syawal 1439 H, posisi tersebut dalam diagram tinggi versus elongasi mempunyai peluang untuk bisa diamati pada tanggal 14 Juni 2018. Garis garis menunjukkan beda azimuth Bulan dan Matahari (di Pelabuhan Ratu). Kriteria Taqwim tinggi 2 derajat dan elongasi 3 derajat, kriteria baru yang diusulkan dalam pertemuan Penyatuan Kalendar November 2017, kriteria Odeh maupun Ilyas di gambarkan. Titik titik hitam merupakan posisi sabit Bulan untuk 3000 tahun Hijriah.

Jadi awal Syawal 1439 H kemungkinan besar bertepatan dengan tanggal 14 Juni 2018 setelah maghrib, shalat tarawih sudah berakhir, malam itu adalah malam takbiran, shalat Idul Fitri 1439 H hari Jum’at pagi tanggal 15 Juni 2018. Shaum Ramadan 1439 H diperkirakan 29 hari. Untuk kepastiannya bisa disimak pada sidang itsbat hari Kamis tanggal 14 Juni 2018.

Pengamatan hilal, rukyatul hilal 14 Juni 2018 menjadi kunci penting untuk mencapai persatuan dan kesatuan dalam shalat Idul Fitri 1439 H hari Jum’at pagi tanggal 15 Juni 2018, posisi dan kedudukan hilal awal Syawal 1439 H bisa memberikan kesempatan untuk bersama dalam berIdul Fitri 1439 H.

[divider_line]

Selamat ber-Idul Fitri 1439 H Mohon maaf lahir batin.

Ditulis oleh

Moedji Raharto

Moedji Raharto

menyelesaikan pendidikan strata sarjananya di Astronomi ITB pada tahun 1980 dan menyelesaikan program Doktor di University of Tokyo pada tahun 1998. Pernah menjabat sebagai Kepala Observatorium Bosscha dari tahun 1999-2004. Saat ini masih aktif di Kelompok Keahlian Astronomi sebagai Peneliti di Observatorium Bosscha dan Pengajar di prodi Astronomi FMIPA ITB.

Tulis komentar dan diskusi...