Kawan Bumi Si Asteroid yang Manis

Ruang angkasa adalah tempat yang gelap dan kosong, tapi tidak mesti berarti kesepian. Planet-planet gas raksasa (seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) masing-masing memiliki banyak sekali teman.

Ilustrasi asteorid yang baru saja ditemukan dan dinamai Asteroid 2016 HO3. Rupanya asteroid ini sudah menemani Bumi selama lebih dari 100 tahun saat mengitari Matahari. Kredit: Mark A. Garlick, Space-art.co.uk / Universitas Warwick / Universitas Cambridge.
Ilustrasi asteorid yang baru saja ditemukan dan dinamai Asteroid 2016 HO3. Rupanya asteroid ini sudah menemani Bumi selama lebih dari 100 tahun saat mengitari Matahari. Kredit: Mark A. Garlick, Space-art.co.uk / Universitas Warwick / Universitas Cambridge.

Tentu saja Bumi mempunyai Bulan. Dan rupanya selama lebih dari 100 tahun, Bumi juga ditemani asteroid yang setia kawan!

Asteroid yang dinamai Asteroid 2016 HO3 ini ditemukan pada bulan April. Saat mengitari Matahari, asteroid itu mengelilingi Bumi dalam permainan loncat katak. Tonton video berikut supaya bisa melihat lintasan yang dilaluinya.

Letak asteroid mungil ini terlampau jauh dari Bumi untuk bisa dikatakan satelit sejati, seperti Bulan. Sebaliknya, kita menyebutnya “kuasi-satelit.”

Meskipun demikian, asteroid ini tampak setia pada kita. Asteroid itu melingkari Bumi, tapi tidak pernah keluyuran terlalu jauh saat mereka berdua mengelilingi Matahari. Ia akan terus mengikuti pola ini sebagai teman Bumi hingga seratus tahun lagi.

Asteroid itu tidak pernah berkeliaran lebih dari 100 kali jarak Bumi dan Bulan. Jarak paling dekat ke Bumi yang pernah dialaminya adalah 38 kali jarak Bumi ke Bulan (14 juta kilometer).

Artinya, teman kosmik kita ini pasti tidak akan mengancam manusia. Fyuh!

Tantangan Berburu Asteroid

Kami bekerja sama dengan Observatorium Las Cumbres membuat website baru yang keren supaya kalian bisa menelusuri jejak asteroid. Website ini didesain untuk merayakan Hari Asteroid yang jatuh pada tanggal 30 Juli 2016. Jangan sampai terlewat, ya! Yuk, bergabung di http://asteroidday.lcogt.net

Fakta Menarik:
Kita tidak yakin seberapa besar ukuran asteroid ini, tapi kemungkinan tidak lebih besar daripada lapangan sepakbola.

[divider_line]

Sumber: Dipublikasi kembali dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

Tulis komentar dan diskusi...