Kasus Aneh Hilangnya Si Katai Cokelat

Lebih dari setengah dari seluruh bintang serupa Matahari dilahirkan kembar. Ketika dua bintang dilahirkan bersama-sama, keduanya akan bergerak saling mengitari dan membentuk apa yang kita sebut sebagai sistem bintang ganda.

Salah satu pasangan bintang ini dapat dilihat pada foto berikut. Kedua bintang berdekatan dan bergerak saling mengitari. Sekali putaran diperlukan waktu 12 jam dan dalam sekali putaran salah satu bintang berada di depan pasangannya sebanyak dua kali.

Diam-diam bersembunyi dalam foto ini adalah sebuah sistem bintang yang sangat menarik, beranggotakan satu bintang katai putih dan sebuah bintang normal. Kedua bintang berdekatan dan saling mengitari. Satu putaran memakan waktu 12 jam. Dalam sekali putaran satu bintang dua kali menggerhanai (lewat di depan) bintang pasangannya. Saat peristiwa gerhana itu kecerlangan sistem bintang tersebut akan meredup. Kredit: ESO/Digitized Sky Survey 2.

Sistem bintang ganda tersebut secara teratur akan tampak redup selama beberapa waktu saat salah satu bintang menggerhanai bintang pasangannya, seperti mercusuar tapi kebalikannya. Gerhana adalah ketika cahaya dari satu objek terhalangi oleh objek lainnya.

Dengan menggunakan teleskop canggih, para ilmuwan mengamati peredupan bintang dengan sangat teliti. Ternyata peredupan itu tidak seteratur yang diduga. Perilaku aneh ini akan bisa dijelaskan dengan mudah seandainya ada objek lain yang mengorbit duo bintang itu.

Jadi, selama bertahun-tahun astronom yakin ada objek gelap yang dikenal sebagai bintang katai cokelat diam-diam bersembunyi dalam sistem bintang ganda ini. Namun, pengamatan dengan menggunakan teleskop yang lebih baru dan lebih canggih tidak menunjukkan tanda-tanda adanya bintang katai cokelat.

Kalau katai cokelat ternyata tidak ada, apa penyebab bintang-bintang itu berperilaku begitu aneh? Kita belum tahu pasti, tapi teori yang paling dijagokan adalah medan magnet bintang-bintang itu mengubah bentuk bintang sehingga kecerlangannya pun berubah.

Fakta Menarik: Foto-foto baru sistem bintang ganda ini sangatlah akurat. Saking akuratnya, katai cokelat yang lebih redup 70.000 kali daripada bintang yang diedarinya pun akan terlihat seandainya ada!

[divider_line]

Sumber: Dipublikasi kembali dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia

 

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

2 thoughts on “Kasus Aneh Hilangnya Si Katai Cokelat

  1. lalu bagaimana dengan matahari kita? apakah juga memiliki saudara kembar? bila memang punya lalu kira2 bintang kembaran matahari itu ada dimana? apakah telescope dengan teknologi terkini belum dapat menemukannya?

Tulis komentar dan diskusi...