Hujan Meteor Perseid di Awal Agustus

Jika di akhir bulan Juli lalu, kita ditemani oleh puncak hujan meteor Delta Aquarid, maka di awal Agustus, para pengamat langit akan kembali diajak untuk menikmati hujan meteor Perseid.

Hujan Meteor Delta Aquarid Selatan

Ada kejadian apa di penghujung bulan Juli? Ada fenomena menarik apa di bulan Agustus? Itulah beberapa pertanyaan yang terlontar dari masyarakat yang ingin tahu lebih banyak tentag fenomena alam terkait astronomi.

Menanti Hujan Meteor Lyrid 2010

Bersiap-siaplah untuk menikmati hujan meteor Lyrid, yang bisa diamati dari arah rasi Lyra. Hujan meteor yang telah teramati semenjak dua ribu tahun yang lalu, mungkin bukanlah hujan meteo ryang meriah, dengan rata-rata 10-20 meteor perjam, tetapi kadang terjadi dalam jumlah yang besar; di tahun 1982 tercatat mencapai 90 meteor perjam, dan bahkan pernah mencapai 180-300 permenit.

Hujan Meteor Geminid di Penghujung Tahun 2009

Di penghujung tahun 2009, di tengah guyuran hujan yang turun hampir setiap harinya, kita akan mendapat kesempatan untuk menikmati Hujan Meteor Geminid yang merupakan hujan meteor tahunan.

Menikmati Hujan Meteor Orionid

Sekitar seminggu yang lalu, ramai diberitakan di masyarakat tentang adanya kejadian Hujan Meteor Orionid. Pastinya ini menarik perhatian, banyak yang penasaran untuk melihat meteor ini.

Hujan Meteor Orionid 2009

Sejak tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 26 Oktober 2009, setiap malam kita akan dapat menikmati Hujan Meteori Orionid yang terjadi setiap tahunnya. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi tengah melewati sisa debu ekor komet Halley.

Hujan Meteor Perseid

Semenjak tanggal 14 Juli 2009, para pengamat langit di Bumi sebenarnya sudah bisa menikmati kehadiran hujan meteor Perseid. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi melewati alur puing-puing Komet Swift-Tuttle, sumber dari hujan meteor tahunan Perseid.

Hujan Meteor Lyrid

Setiap tahun, tepat di akhir bulan April kita bisa menyaksikan hujan meteor Lyrid. Ini terjadi karena setiap akhir April Bumi melewati ekor Komet Tatcher (C/1861 G1) yang sangat berdebu. Pertemuan ini menyebabkan terjadinya hujan meteor Lyrid.