Mengenal Astronomi di Kuil Myoganji Reviewed by Momizat on . Langitselatan kembali mengisi acara untuk mengenalkan astronomi kepada anak-anak. Diwakili oleh Irma dan saya, kami melaju ke Kuil Myoganji di daerah Megamendun Langitselatan kembali mengisi acara untuk mengenalkan astronomi kepada anak-anak. Diwakili oleh Irma dan saya, kami melaju ke Kuil Myoganji di daerah Megamendun Rating:

Mengenal Astronomi di Kuil Myoganji

Langitselatan kembali mengisi acara untuk mengenalkan astronomi kepada anak-anak. Diwakili oleh Irma dan saya, kami melaju ke Kuil Myoganji di daerah Megamendung, Cipayung, Bogor.

mewarnai gambar astronomi. Kredit : Irma/langtselatan

Kak Irma membuka acara dengan pertanyaan “Adik-adik, pernah dengar tentang dongeng apa saja?”. Berbagai celotehan tentang berbagai dongeng impor pun muncul dan ternyata belum ada yang mengenal dongeng tentang gerhana bulan. Dongeng Gerhana Bulan ini, Sang Batara Kala, memang berasal dari daerah Jawa Tengah. Peserta yang mayoritas berasal dari Jakarta tentunya tidak begitu mengenal cerita ini.

Pengenalan Tata Surya pun menjadi sajian kami berikutnya yang langsung disambut oleh celoteh salah satu anak “Kak, aku tahu pluto udah ga ada kan sekarang.”. Begitulah kalau kita sedang bercerita ke anak-anak. Belum selesai kita bercerita, pertanyaan yang muncul silih berganti datang tak ada habisnya. Sehingga, pengenalan tata surya yang semula direncanakan berdurasi setengah jam mundur menjadi satu jam.

Beruntung, ketika presentasi selesai, bulan mulai menampakkan dirinya, sehingga adik-adik kita memiliki kesempatan untuk meneropong bulan. Dengan menggunakan You Are Galileo Telescope, diharapkan adik-adik ini bisa memiliki wawasan tentang teleskop. Dan walaupun teleskop yang digunakan sederhana, tapi berbagai penemuan besar telah dilakukan oleh Galileo dengan alat ini. Sayang sekali malam itu cuaca tidak begitu ramah, tidak ada satu pun bintang yang mau menampakkan diri. Adik-adik pun sudah dijemput orangtua mereka, sehingga acara pun diakhiri sekitar pukul sepuluh malam.

Esok paginya, kami kembali bertemu dengan adik-adik kita ini. Mewarnai dan meluncurkan roket evervesence menjadi kegiatan kami berikutnya. Mewarnai berbagai planet menjadi pilihan beberapa peserta, ternyata banyak juga yang masih mengingat warna-warna planet seperti yang telah dijelaskan pada malam sebelumnya. Acara ini kami akhiri dengan meluncurkan roket evervesence yang telah dihias. Suasana seru tercipta ketika kami meluncurkan roket-roket, bahkan tablet evervesence yang kami sediakan ludes untuk meluncurkan roket-roket kecil mereka.

Mewarnai planet dan ruang angkasa. Kredit : Irma/langitselatan

Wah…. kok ruang angkasanya garis-garis coklat?. Kredit : Irma/langitselatan

Asyiknya… Kredit : Irma/langitselatan

Kak, planetnya kok belang-belang? Kredit : Irma/langitselatan

Buat roket bareng-bareng yuk. Kredit : Irma/langitselatan

Roketnya udah jadi…. Kredit : Irma/langitselatan

Profil Penulis

seorang mantan Mahasiswa Astronomi yang sampai sekarang masih punya energi lebih ingin menyumbangkan sesuatu buat dunia yang sangat dicintainya. Tertarik pada dunia Stellar Physics, sekarang sedang berusaha membangun riset dengan seorang teman tentang Planetary Nebulae. Sedang belajar menulis juga, salah satunya di langitselatan ini.

Tulisan di LS : 4

Tulis komentar dan diskusi...


1 Komentar di artikel ini

Log in | disclaimer | kontak kami | tanya LS © 2007 - langitselatan. All rights reserved

Scroll to top