Menyongsong Gerhana Matahari Cincin bersama Unawe

Unawe Indonesia mengawali tahun 2009 dengan mengadakan ekspedisi Gerhana Matahari Cincin (GMC). Acara yang merupakan kolaborasi antara Unawe Indonesia dan HAAJ (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta) di selenggarakan di Anyer dan dipusatkan di MTs Negeri Anyer.

Suasana pengajaran untuk anak-anak SMP dan SMA oleh HAAJ. Kredit : Evan

Rangkaian kegiatan GMC ini diawali pada tanggal 25 Januari 2009, HAAJ mengadakan berbagai workshop untuk mengenalkan Astronomi pada siswa SMP-SMA di kecamatan Anyer. Saat matahari mulai terbenam acara dilanjutkan dengan pengamatan langit. Langit yang cukup cerah mendukung pengamatan ini.

Bermain ular tangga raksasa. Kredit : Evan

Pagi sebelum Gerhana, mendung menghiasi langit Anyer. Walaupun begitu kami tetap bersemangat mengadakan kegiatan untuk adik-adik TK dan SD yang turut bergabung untuk menikmati GMC. Seperti biasa Unawe menggelar berbagai permainan yang dapat mengenalkan Astronomi kepada anak-anak. Untuk adik-adik dari TK disediakan sesi khusus yang dipandu oleh Kakak Yatny dan Kakak Crystal. Dongeng tentang gerhana pun mereka ceritakan untuk mengenalkan pengetahuan gerhana kepada adik-adik TK. Sementara itu adik-adik SD mengikuti berbagai permainan seperti ular tangga raksasa, kwartet astronomi, roket air, puzzle, dan planetarium mini. Dalam acara ini dikenalkan pula tentang prinsip-prinsip sebuah teleskop dan sejarah teleskop dengan menggunakan alat peraga berupa teleskop ”You Are Galileo”. Antusiasme tergambar jelas di raut muka anak-anak ini. Walaupun mereka sudah mengikuti kegiatan dari pagi, mereka tetap bersemangat menantikan GMC yang baru akan terjadi sore harinya. Suvenir dari Majalah Bobo pun di bagikan kepada siswa-siswa SD. Tak ketinggalan pihak sekolah pun mendapat berbagai suvenir dari Unawe dan HAAJ berupa poster, mainan astronomi dan brosur. Suvenir ini diharapkan dapat digunakan di masing-masing sekolah untuk menyampaikan ilmu astronomi kepada anak-anak didiknya.

suasana saat bermain. Kredit : hanin

Sebelum Pengamatan GMC, Bapak Widya Sawitar dari Planetarium Jakarta memberikan pengarahan dan informasi tentang gerhana dan cara mengamati gerhana dengan aman kepada seluruh pengunjung. Satu jam sebelum awal GMC, matahari mulai menampakkan dirinya. Kami pun segera menyiapkan berbagai peralatan yang akan digunakan untuk GMC. Disediakan dua televisi yang terhubung dengan teleskop dan handycam untuk pengamatan GMC ini. Selain itu terdapat 3 teleskop dan beberapa kacamata gerhana yang dapat digunakan secara bergantian. Beruntung sekali seiring waktu cuaca pun semakin membaik sehingga kami bisa menikmati puncak Gerhana yang berlangsung kurang lebih selama tiga menit. Cuaca cerah bertahan sampai gerhana berakhir pada pukul 17.50. Akhirnya ekspedisi GMC ini pun berakhir dan kami pun berbenah dengan ditemani indahnya langit malam di Anyer.

Ditulis oleh

Fathonah Rahayu

Fathonah Rahayu

seorang mantan Mahasiswa Astronomi yang sampai sekarang masih punya energi lebih ingin menyumbangkan sesuatu buat dunia yang sangat dicintainya. Tertarik pada dunia Stellar Physics, sekarang sedang berusaha membangun riset dengan seorang teman tentang Planetary Nebulae. Sedang belajar menulis juga, salah satunya di langitselatan ini.