Planet Seukuran Bumi Mengorbit Bintang Bermassa Rendah

Ratusan exoplanet raksasa mengorbit dekat sekali dengan bintang sekelas Matahari sudah dideteksi dengan mudah. Tapi astronom juga ingin mendeteksi planet seukuran Bumi. Dan kini hal seperti itu bukan lagi hal yang mustahil. Kolaborasi antara astronom-astronom yang tergabung Microlensing Observations in Astrophysics (MOA) dan Optical Gravitational Lensing Experiment (OGLE) berhasil mendeteksi planet bermassa tiga kali massa Bumi.

Pencarian Extrasolar Planet Terus Berlanjut

Sama seperti setiap manusia yang punya keunikan masing-masing, planet di Tata Surya uga punya keunikannya sendiri. Jika setiap planet dianggap sebagai sebuah dunia baru, maka bisa kita katakan kalau ternyata setiap dunia itu berbeda. Berbeda dalam bentuk, ukuran dan kimianya. Mars yang dingin, dengan pasir merah yang kaku. Venus… si cantik yang menyala dalam dunianya yang diselubungi awan asam sulfur yang tebal, atau lihatlah Uranus dan cincin vertikalnya yang aneh. Atau Saturnus? Dunia kecil dengan cincinnya yang menawan disertai satelit-satelitnya, yang semakin hari semakin mirip Tata Surya kecil. Keanekaragaman yang indah dan menyegarkan.

Sidik Jari Molekul Organik Ditemukan di Extrasolar Planet

Untuk pertama kalinya, molekul organik berhasil dideteksi di atmosfer sebuah planet seukuran Jupiter yang mengitari salah satu bintang. Terobosan yang dilakukan oleh Teleskop Ruang Angkasa Hubble milik NASA ini merupakan suatu langkah yang sangat penting dalam menandai keberadaan kehidupan di luar Tata Surya. Pengamatan molekul tersebut dilakukan oleh Mark Swain dan timnya sejak Mei 2007, menggunakan Hubble’s Near Infrared Camera dan Multi-Object Spectrometer.

Mungkinkah AA Tauri Menjadi Kunci Kehidupan Lain?

Sejumlah besar gas organik sederhana dan uap air ditemukan di daerah yang diperkirakan merupakan area pembentukan planet di Bintang yang masih bayi oleh Teleskop Spitzer milik NASA. Penemuan tersebut juga disertai bukti kalau molekul-molekul tersebut terbentuk disana. Spitzer juga menemukan air di area yang sama disekitar 2 bintang muda lainnya.

Planet kebumian di Alpha Centauri. Ilustrasi artis oleh : Mark Fischer

Planet Mirip Bumi di Alpha Centauri B

Sepanjang satu dekade, lebih dari 270 planet extrasolar telah ditemukan di beraneka lingkungan. Planet mirip bumi yang berada di zona habitasi masih cukup jauh dari ambang pintu penemuannya. Tapi hal tersebut bukannya tak mungkin. Planet batuan yang mirip Bumi bisa saja mengorbit salah satu bintang tetangga kita bahkan bisa dideteksi menggunakan teknik yang sudah ada saat ini. Ini merupakan hasil penelitian terbaru dari astronom di Universitas California, Santa Cruz.

Adakah Seseorang di Luar Sana: Meninjau kembali Persamaan Drake

Mengapa tidak juga menemukan sinyal dari peradaan asing? Salah di mana kita? Marilah kita analisis ulang Persamaan Drake dengan meninjau setiap faktor secara terpisah, agar kita mendapat gambaran akan persoalan yang kita hadapi. Jumlah bintang yang terbentuk setiap tahun, R, adalah 1 dan astronom sudah yakin dengan hal ini setelah mengamati berbagai nebula yang sedang membentuk bintang. Bahkan baru-baru ini telah dipastikan bahwa beberapa milyar tahun lalu, saat bintang yang kini memiliki peradaban sedang dilahirkan, lebih banyak bintang tercipta setiap tahunnya. Jadi nilai R = 3 justru lebih realistis.

Namun demikian, astronom dan ahli biologi kurang yakin pada nilai dari faktor-faktor berikutnya.

Membangun Berbagai Model Planet Bumi

Seperti apakah dunia di luar Tata Surya? Apakah ada kehidupan di luar sana? Bagaimana dengan kemungkinan planet yang memiliki kehidupan? Itulah pertanyaan yang seringkali muncul dan liar bermain dalam angan dan imajinasi setiap orang. Bahkan dalam film-film seperti Star Wars, planet fiktif yang dibuat memiliki hutan, laut, gurun, maupun gunung api. Padahal kita tahu bahwa sampai saat ini pencarian akan planet yg mirip Bumi lebih banyak bertumpu pada apakah planet tersebut memiliki air atau tidak.