Nebula Lobster Dalam Potret Kamera Energi Gelap

Untuk merayakan satu dekade Kamera Dark Energi (Dark Energy Camera/DECam), para astronom memublikasikan foto yang memperlihatkan ribuan bintang di Nebula Udang Galah atau Nebula Lobster. 

Untuk merayakan satu dekade Kamera Dark Energi, para astronom merilis foto yang memperlihatkan ribuan bintang di Nebula Lobster. 
Nebula Lobster atau NGC 6357 yang dipotret oleh Kamera Energi Gelap. Kredit: CTIO/NOIRLab/DOE/NSF/AURA, T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF’s NOIRLab), J. Miller (Gemini Observatory/NSF’s NOIRLab), M. Zamani & D. de Martin (NSF’s NOIRLab)

Kamera Energi Gelap merupakan kamera yang dipasang pada Teleskop Victor M. Blanco, teleskop 4 meter yang berada di Cerro Tololo Inter-American Observatory, Chile. Kamera 570 megapiksel ini merupakan salah satu kamera CCD medan lebar dengan performa terbaik yang ada di dunia!

Performa terbaik, maka citra yang dihasilkan pun bisa memberi detil yang luar biasa untuk kita. Terutama untuk instrumentasi landas Bumi. Tak pelak selama 10 tahun ini, DECam sudah ikut memperkaya khazanah astronomi dan astrofisika dengan citra yang dihasilkannya. 

Untuk merayakan satu dekade DECam, para astronom memublikasikan citra Nebula Udang Galah a.k.a Nebula Lobster yang memperlihatkan ribuan bintang di dalam dan di sekitar palung kelahiran bintang tersebut. 

Nebula Lobster a.k.a Nebula Udang Galah atau NGC 6357. Yup! Namanya memang bisa membuat kita membayangkan makanan nan lezat. Sayangnya, udang galah yang satu ini bukan tersaji di piring atau kita temukan di laut melainkan di Alam Semesta. 

Nebula Lobster ini berada jauh dari kita. Jaraknya 8.000 tahun cahaya dari Bumi di rasi Scorpius. Citra yang dipotret DECam ini memperlihatkan bintang-bintang muda dikelilingi kepulan awan gas dan debu. Di dalam nebula Lobster, ada awan gas dan debu yang masih aktif membentuk bintang-bintang baru. 

Di pusat Nebula ada gugus terbuka Pismis 24 yang merentang sekitar 400 tahun cahaya! Di dalam gugus Pismis 24 ini terdapat bintang-bintang masif yang luar biasa terang. Di sekeliling gugus Pismis 24, terdapat wilayah yang dipenuhi bayi-bayi bintang, protobintang yang masih terbungkus kepompong materi pembentukan bintang, dan inti padat gas dan debu yang pada akhirnya akan membentuk bintang baru.

Sementara itu, awan gelap berkelok-kelok serta struktur kompleks yang ada di dalam Nebula terbentuk dari tekanan angin antarbintang, radiasi bintang, dan tentu saja medan magnet bintang yang kuat dari bintang-bintang masif di nebula. 

Fakta Keren:

Citra Nebula Lobster diambil pada rentang panjang gelombang baru dari filter pita sempit DECam. Keuntungannya, para astronom bisa mengukur kandungan logam atau unsur berat di nebula dan menyingkap keberadaan populasi bintang dengan kandungan logam yang rendah. 

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...