Citra Mars, Kado Pertama dari Hope dan Tianwen-1

Wantariksa Hope dan Tianwen-1 mengirimkan foto pertama mereka setelah berhasil mengorbit Mars. Tak pelak keduanya menorehkan sejarah baru dalam eksplorasi Mars.

Ilustrasi Wantariksa Hope (kiri) dan Tianwen-1 (kanan) di Mars. Kredit: Emirates Mars Mission, Nature Astronomy/CNSA

Kedua wahana antariksa tersebut merupakan perwakilan kehadiran Uni Emirat Arab dan China di planet merah. Tentu saja gempita kesuksesan Hope dan Tianwen-1 bukanlah akhir. 

Kesuksesan mengorbit Mars merupakan awal bagi kedua wantariksa dalam menjalankan misinya. Data yang akan diperoleh kelak merupakan informasi penting untuk memahami Mars. Bisa jadi data tersebut memperlengkapi pemahaman kita akan Mars, atau justru penemuan baru yang mengubah pandangan kita akan planet tersebut.

Sebagai langkah awal, Hope dan Tianwen-1 mengirimkan foto dan video pertama mereka di Mars. Hope mengirim foto Mars sedangkan Tianwen-1 justru merekam peristiwa saat wahana mendekati Amrs dan akhirnya ditangkap oleh gravitasi planet tersebut. 

Foto Mars Yang Dipotret Hope

Foto Mars yang dipotret oleh wantariksa Hope. Kredit: UAESA/MBRSC/LASP/EMM-EXI
Foto pertama Mars yang dipotret oleh wantariksa Hope. Kredit: UAESA/MBRSC/LASP/EMM-EXI

Wantariksa Hope milik Uni Emirat Arab ini mengorbit Mars dari orbit yang cukup lebar. Saat ini Hope masih mengelilingi Mars dari orbit hasil tangkapan gravitasi Mars antara 1.000 km sampai 50.000 km. Ini adalah jarak terdekat dan terjauh yang bisa dicapai Hope saat mengelilingi Mars dalam orbit Elips. 

Dalam beberapa minggu kedepan sampai pertengahan Mei, Hope akan melakukan transisi orbit ke orbit 22.000 km – 43.000 km dengan kemiringan 20º terhadap ekuator Mars. Saat sudah beralih, Hope butuh waktu 55 jam untuk mengitari Mars.

Hope memang ditempatkan pada orbit lebar supaya Hope bisa punya sudut pandang yang lebih luas dan melihat piringan planet seperti saat kita melihat Mars dari teleskop di Bumi. Tujuannya tentu saja untuk bisa mempelajari cuaca dan iklim Mars. Dari ketinggian inilah Hope diharapkan dapat mempelajari lepasnya atom hidrogen dan oksigen yang berasal dari air. Informasi ini akan berguna untuk memahami bagaimana Mars yang basah dan hangat berubah jadi area yang tandus dan dingin. 

Sebagai perbandingan, misi lain mengorbit pada jarak yang lebih dekat dengan medan pandang yang lebih sempit supaya bisa memperoleh citra resolusi tinggi dari permukaan Mars. 

Selain bukti komunikasi bahwa Hope sudah tiba di Mars, wantariksa ini juga mengirim foto Mars yang dipotretnya. Citra pertama Mars ini menandai awal perjalanan UEA dalam eksplorasi antariksa. 

Dipotret dari ketinggian 24.700 km dengan Emirate Exploration Imager (EXI), foto ini memperlihatkan kutub utara Mars di sisi kiri atas, dan di permukaan Mars, ada jejeran gunung berapi, dengan gunung Olympus tampak baru muncul dari balik kegelapan malam. Sementara itu, ada tiga gunung berapi lainnya yang tampak segaris yakni Gunung Ascraeus, Gunung Pavonis, dan Gunung Arsia. Di sisi kanan ada garis pemisah siang dan malam yang dikenal dengan garis terminator. Di arah timur, dekat tepi planet, tampak Ngarai Valles Marines sementara sebagian area ngarai ini tertutup awan.

Video Yang Direkam Tianwen-1

Foto pertama Mars yang dipotret Tianwen-1 dari jarak 2,2 juta km. Kredit: CNSA

Foto pertama Mars yang dikirim Tianwen-1 justru dipotret sebelum wantariksa ini mengorbit Mars. Ketika Tianwen-1 sedang menuju Mars dan berada pada jarak 2,2 juta km dari planet tersebut, citra pertama Mars diambil dan memperlihatkan Acidalia Planitia (Dataran Acidalia), Kawah Schiaparelli, juga ngarai terpanjang di Mars yakni Vale of Sailors.

Video Tianwen-1 melakukan manuver mendekati Mars dari kamera pengintai di panel surya. Kredit: CNSA
Video Tianwen-1 melakukan manuver mendekati Mars dari kamera pengintai di antena pengarah. Kredit: CNSA

Ketika akan mengorbit Mars, Tianwen-1 dari China mengambil video saat melakukan proses manuver supaya bisa tertangkap gravitasi Mars. Video yang diambil oleh kamera pengintai pada panel surya dan antena pengarah Tianwen-1 tidak hanya mengabadikan proses mendekati Mars tapi juga memperlihatkan atmosfer dan topografi permukaan Mars. Dalam video tampak ada getaran ketika mesin dinyalakan saat manuver dilakukan.

Sama seperti Hope, Tianwen-1 juga sudah mengorbit Mars dan dalam tiga bulan akan mengirimkan pendarat dan robot penjelajah ke permukaan Mars. Pengorbit dan robot penjelajah ini akan mempelajari karakteristik tanah dan geologi Mars, serta tentu saja mencari air es. Misi yang cukup ambisius ini akan mencari jejak air di bawah permukaan Mars dengan menggunakan radar. 

Untuk menjalankan misi itu, robot penjelajah Tianwen-1 diperlengkapi dengan enam instrumen untuk mengambil data yang dibutuhkan. Sementara itu, pengorbit juga membawa 7 instrumen untuk mempelajari Mars dari orbit.  

Seperti apa hasilnya. Kita tunggu saja cerita yang dikirim dari Mars. Yang pasti, setelah Hope dan Tianwen-1 mengorbit Mars, masih ada satu misi lagi yang akan tiba di Mars tanggal 18 Februari 2921. Misi itu tak lain adalah misi Perseverance yang membawa helikopter Ingenuity untuk beroperasi sebagai helikopter pertama di Mars.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...