Bagaimana Menghitung Faktor Korelasi Bintik Matahari?

Bagaimana cara menentukan faktor korelasi (k) sunspot untuk menghitung R jika saya mengamati sunspot menggunakan teleskop yang ada di kampus?

Hasil pengamatan dari uji coba filter Matahari. Tampak 3 bintik Matahari. Kredit : langitselatan

Untuk mendapatkan faktor korelasi (k) bintik matahari,

R = k(10g + f)

dengan :  g = number grup, f = number individual

k adalah bobot statistik dengan nilai 0-1, biasanya ditentukan dari statistik, untuk melihat rendengan data pengamatan jangka panjang, baik dari melihat keteraturan hasil data pengamatan.  Jadi, andaikan hari ini yang melakukan pengamatan memberi nilai R1, maka ada kemungkinan untuk tidak konsisten dengan hari kedua (R2), maka konsistensi pengamatan akan jadi masalah.
Kesulitan/konsistensi bisa ditentukan oleh banyak faktor, mulai dari kerabunan mata pengamat, kondisi seeing, ketidaktelitian, atau pengamat yang berbeda-beda.
Untuk mendapatkan hasil yang konsisten, maka k adalah nilai bobot statistik yang bisa diperoleh dari kajian statistik, misalnya nilai rata-rata bergerak harian, atau rata-rata bulanan, dll. Tapi untuk pengamatan jangka pendek, boleh saja diberi nilai k=1.

____

Punya pertanyaan tentang astronomi? Silahkan Tanya LS !

Ditulis oleh

Pengembara Angkasa

Pengembara Angkasa

Pengelana yang telah banyak menjelajahi angkasa raya dan ingin membagi kisahnya dengan banyak orang. Senang pula mengamen, nebeng kapal orang, dan menumpang tidur di rumah singgah antar bintang.

1 thought on “Bagaimana Menghitung Faktor Korelasi Bintik Matahari?

  1. maksud dari nilai rata-rata bergerak harian, atau rata-rata bulanan itu apa ya ?
    untuk kajian statistiknya itu seperti apa juga ya pak?

Tulis komentar dan diskusi...