Mengenal Benda Langit dari Ruang Kelas

Pada tanggal 27 September 2011, langitselatan diundang sebagai guru tamu di SD Tunas Unggul Pasir Impun Bandung untuk mengisi pelajaran bagi siswa-siswi kelas 2. Pelajarannya tak lain tak bukan tentang pengenalan Tata Surya.

Kelas dimulai pada jam 10.02 pagi dengan pengamatan Matahari dari lapangan sekolah. Para siswa pun berbaris dengan rapih untuk menantikan gilirannya melihat Matahari yang saat itu sangat terik. Pengamatan dilakukan menggunakan kacamata Matahari dan teleskope Meade ETX 80 yang sudah dipasang filter Matahari. Setelah memberikan penjelasan mengenai bahaya melihat Matahari secara langsung  dan bagaimana menggunakan kacamata Matahari, siswa pun diarahkan untuk mulai melihat Matahari. Untuk bagian pengamatan yang menggunakan kacamata Matahari, kak ivie  dibantu oleh para guru dari SD Tunas Unggul.

Selama melakukan pengamatan berbagai celotehan kagum, ingin tahu bahkan ada yang sedikit kecewa pun muncul.“Ih kok cuma bulat oranye?” adalah salah satu protes dari siswa yang melihat Matahari. Sementara ada juga yang kegirangan berkomentar, “kakak, Matahari ada jerawat warna hitam”. Menyenangkan ! Dan bukan cuma siswa. Setelah para siswa selesai melakukan pengamatan dan kembali ke kelas untuk makan kudapan pagi, para guru yang sejak tadi penasaran pun ikut mengintip dari teleskop.

Setelah pengamatan selesai dan para siswa istirahat, penjelasan tentang Tata Surya pun dimulai. Tapi kali ini ternyata para siswa hanya tertarik dengan Matahari dan apa yang sedang terjadi di sana.  Akibatnya sampai waktu selesai hanya Matahari dan sekilas tentang planet – planet yang berhasil dibahas. Tapi sebelum kelas berakhir beberapa tayangan film mengenai perbandingan ukuran benda-benda di Tata Surya, proses terjadinya Tata Surya dan Gerhana berhasil diputar dan membuat para siswa pun semakin antusias untuk melontarkan berbagai pertanyaan. Kelas diakhiri setelah para siswa berhasil menjelajah Matahari dan planet-planetnya dalam pesawat ruang angkasa imajiner.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

5 thoughts on “Mengenal Benda Langit dari Ruang Kelas

  1. Mas, kalau saya beli teleskop panjang fokal 900mm aparture 70mm, sudah bisa belum untuk dapat melihat galaksi-galaksi dengan penampakan seperti yang ada pada gambar-gambar yang umum tentang galaksi, misalnya yang spiral, ddl, jadi tidak sekedar titik putih saja, thank

  2. Mbak, kalau saya beli teleskop panjang fokal 900mm aparture 70mm, sudah bisa belum untuk dapat melihat galaksi-galaksi dengan penampakan seperti yang ada pada gambar-gambar yang umum tentang galaksi, misalnya yang spiral, ddl, jadi tidak sekedar titik putih saja, thank

Tulis komentar dan diskusi...