Ketika Mars Kembali Mendekati Bumi di Tahun 2010 (Dan Bukan Yang Hoax)

Beberapa tahun yang lalu, mungkin ada yang masih ingat, ketika ramai dibicarakan bahwa Mars akan mendekati Bumi dengan ukuran sebesar Bulan, tentunya tidak!

Oposisi Mars dilihat dari arah kutub. Kredit : ESA
Oposisi Mars dilihat dari arah kutub. Kredit : ESA

Memang benar bahwa dalam lintasannya mengitari Matahari, baik Bumi dan Mars pada suatu ketika berada pada suatu posisi yang saling mendekat satu sama lain, karena lintasan Bumi, Mars, tidaklah merupakan lingkaran sempurna, tetapi berupa lintasan elips, dengan Matahari berada pada salah satu titik fokus elips.

Bumi bergerak mengitari Matahari lebih cepat daripada Mars, dan setiap 26 bulan, Bumi akan mendahului Mars melalui lintasan dalam, dan ketika itu, saat Matahar-Bumi-Mars berada pada segaris, dikenal sebagai oposisi Mars. Maka, oposisi Mars akan selalu terjadi setiap 26 bulan, dan biasanya di waktu oposisi tersebut maka, Bumi dan Mars berada pada posisi yang saling berdekatan.

Simulasi posisi Bumi-Mars & Matahari dapat dilihat di sini.

Jarak antara Bumi dan Mars tidak selalu sama setiap oposisi, karena orbit Mars yang sedikit lebih lonjong, maka jarak terdekat antara Bumi dan Mars tidak selalu tepat saat oposisi, tetapi selalu berada di sekitar waktu oposisi, yang berselisih beberapa hari dari waktu oposisinya. Dan biasanya, pada saat saling mendekat itu, maka Mars akan tampak cerlang dan cerlang, lebih kemerahan, kelihatan lebih jelas, baik diamati mempergunakan mata, binokular ataupun teleskop, tetapi yang pasti, tidak akan mencapai sebesar Bulan!

Oleh karena bentuk geometri yang unik itu, maka setiap terjadi jarak yang terdekat antara Bumi-Mars (yang berperiode 26 bulan itu), tidak akan pernah sama dari satu kejadian ke kejadian berikutnya. Pada kejadian oposisi Mars tahun 2003, yang dikenal sebagai peristiwa Mars dalam posisi paling dekat (sedekat-dekatnya) dengan Bumi, jarak yang terhitung sebagai terdekat adalah 55758006 km, dengan diameter tampak sekitar 25″; dan fenomena ini hanya bisa terjadi setiap 60 ribu tahun. Besarkah itu? Bagi yang beruntung mengamati saat itu, Mars masih tetap sama seperti Mars yang telah diamati nenek moyang kita, dengan mata telanjang, masih berupa noktah merah terang di langit. Bahkan dengan teleskop sekalipun, tidak banyak berubah kenampakannya, hanya, detilnya agak lebih tampak sedikit.

Mars jelang oposisi yang dipotret Hubble sejak tahun 1995 - 2007.Kredit : NASA/Hubble
Mars jelang oposisi yang dipotret Hubble sejak tahun 1995 - 2007.Kredit : NASA/Hubble

Dan kemudian, di awal tahun 2010 ini, melalui siklus 26-bulan berikutnya (sesudah 2007), maka si merah kembali mendekat dengan Bumi! Di bulan Januari ini, Mars telah mencapai kecerlanganan mencapai sekitar -1 magnitudo, cukup terang teramati di langit sebagai suatu noktah merah yang jelas terlihat mempergunakan mata telanjang. Pada tanggal 27 Januari 2010, posisi terdekatnya mencapai 99 juta km, dengan diameter tampak sekitar 14″, lalu, oposisi Mars tercapai pada tanggal 29 Januari 2010, dengan magnitudo mencapai -1,28. Mars akan berada dalam kondisi yang sangat cerlang dengan magnitudo di sekitar -1, sampai dengan tanggal 14 Februari 2010, dan sesudah itu akan semakin meredup.

Lalu, bagaimana kita menemukan Mars? Mudah, di bulan-bulan ini, ketika sore, carilah ke arah terbit di timur, apabila ada sebuah noktah yang cerlang berwarna kemerahan, besar kemungkinan itulah dia. Apabila kita telah mengetahui tentang rasi-rasi di langit, (mempergunakan peta langit sangat membantu), atau mempergunakan peta bintang dari langitselatan , carilah rasi Cancer, maka disitulah ia berada!

Jadi, tunggu apa lagi? Apabila langit cerah, segeralah cari di mana sang Dewa Perang berada!

Ditulis oleh

Emanuel Sungging

jebolan magister astronomi ITB, astronom yang nyambi jadi jurnalis & penulis. Punya hobi dari fotografi sampe bikin komik, pokoknya semua yang berhubungan dengan warna, sampai-sampai pekerjaan utamanya adalah seperti dokter bedah forensik, tapi alih-alih ngevisum korban, yang di visum adalah cahaya, seperti juga cahaya matahari bisa diurai jadi warna cahaya pelangi. Maka oleh nggieng, cahaya bintang (termasuk matahari), bisa dibeleh2 dan dipelajari isinya.

8 thoughts on “Ketika Mars Kembali Mendekati Bumi di Tahun 2010 (Dan Bukan Yang Hoax)

  1. Jadi agar dapat mengamati planet mars dg baik, Qta perlu alat bantu berupa teleskop atau binokuler? Wah, aku ga’ punya alat kya begituan gimana ?

  2. Jadi buat mengamati planet mars dg baik perlu alat bantu seperti teleskop atau binokuler y? Wah, aq yg ga punya alat kya begituan ga bsa observasi dunk ?

  3. @astronom & antares: kalau pakai alat bantu, detilnya lebih terlihat; tapi tanpa alat bantu itu pun, Mars akan tetap kelihatan (asal langitnya cerah), hayoo!! semangat, carilah Mars, tanpa teleskop & binokular pun, kita bisa menikmati Mars!

  4. kalo di liat lewat simulasinya, posisi mars paling dekat dengan bumi pada tahun 2018 bulan juli… d catet tuh… sapa tau beneran… hehehe…

    1. faratos, ngapain lama2 nunggu 2018, Mars dekat ke Bumi setiap 26 bulan, jadi kalau tahun ini terlewat, 2012 jg masih bisa kok 🙂

  5. Apapun yang terjadi pada alam sudah ada yang mengatur. Kita lihat aja bersama. Tetap jalankan aktivitas sehari hari dengan penuh ketakwaan pada Allah SWT.

Tulis komentar dan diskusi...