Global Warming 2007, Tahun Terpanas Kedua di Bumi

Menurut para ahli klimatologi di NASA, tahun 2007 merupakan tahun kedua terpanas pada abad ini, bersaing dengan tahun 1998. Dan diperkirakan kecil kemungkinan tahun 2008 akan menjadi tahun dengan rata-rata temperatur global yang berbeda. Dengan adanya erupsi vulkanik, kemungkinan yang terjadi rekor temperatur global tahun ini akan melampaui temperatur rata-rata di tahun 2005 dalam beberapa tahun ke depan, saat El Nino berikutnya terjadi sebagai akibat trend pemanasan global yang terus meningkat akibat gas rumah kaca.

Grafik temperatur permukaan global tahunan relatif terhadap temperatur rata-rata tahun 1951-1980. Data udara dan lautan dari stasiun cuaca, kapal, dan satelit. Titik tahun 2007 merupakan anomali di bulan ke 11. Kredit gambar: GISS

Pemanasan terbesar pada tahun 2007 terjadi di Artik dan daerah sekitarnya yang memiliki lintang tinggi. Pemanasan global sendiri memiliki efek yang sangat besar di area kutub dengan menghilangnya salju dan memicu peningkatan air terbuka (lautan) yang menyerap lebih banyak cahaya dan panas matahari. Salju dan es memantulkan cahaya matahari, nah saat mereka menghilang maka menghilang pula kemampuan mereka untuk mengalihkan panas matahari. Anomali paling besar di Artik pada tahun 2007 konsisten dengan rekaman geografi terhadap lautan es Artik di bulan September 2007.

Anomali temperatur thn 2007 relatif terhadap temperatur rata-rata tahun 1951-1980. Area yang panas berwarna merah, yang lebih dingin berwarna biru. Peningkatan terbesar terjadi di belahan utara. Kredit gambar: GISS

Menurut direktur NASA Goddard Institute for Space Studies (GISS), James Hansen, keadaan tahun 2007 yang lebih panas dari tahun 2006 memang sudah diprediksikan sebelumnya. Keadaan ini meneruskan tren efek pemanasan yang semakin kuat selama 30 tahun terakhir dan diperkirakan berasal dari efek peningkatan gas rumah kaca yang dihasilkan manusia.
sumber : NASA



Tags: ,


ivie Astronom Komunikator dan pengelola langitselatan. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Sampai saat ini masih aktif dalam melakukan penelitian yang terkait dengan dinamika sistem keplanetan.



7 Komentar untuk “Global Warming 2007, Tahun Terpanas Kedua di Bumi”

  1. hery hace says:

    langit selatan? menagapa harus langit selatan? tapi boleh juga.
    kalo bisa selain ngebahas bintang-bintang yang jauh letaknya juga ngbahahas benda-benda anggota tata surya lebih ndetai lagi. khan mereka tetangga kita juga

  2. [...] Global Warming 2007, Tahun Terpanas Kedua di Bumi Menurut para ahli klimatologi di NASA, tahun 2007 merupakan tahun kedua terpanas pada abad ini, bers… [...]

  3. asdfsa says:

    saya gak nyangka kalo global warming itu,bisa membuat bumi akan hancur!

  4. Br4mz says:

    Nice article….
    Ijin Copy ya!

  5. fany says:

    aku pengen bgt deh lebih banyak tau lagi tentang pemanasan global

  6. cizZ says:

    mg2 kt bs sadar bhw bumi ini milik kita yang hrs kt jg…hmm.. :)

  7. irham says:

    aku ingin tahu tentang posisi bumi terhaap matahari tahun 2009

  8. irham says:

    aku ingin tahu tentang posisi bumi terhadap matahari tahun 2009

Aturan Dalam Memberi komentar :

  1. Jika anda sudah memiliki akun di langitselatan, silahkan log masuk untuk memberi komentar
  2. Admin dan Moderator berhak untuk memoderasi setiap komentar yang masuk
  3. Diharapkan menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
  4. Bersikap Baik - Tidak menyerang pembaca yang lain ataupun penulis
  5. Dilarang memberikan komentar yang mengarah pada hal-hal terkait SARA.
  6. Berikan komentar yang singkat - Tidak menuliskan komentar yang bahkan lebih panjang dari artikel yang ada.
  7. Dilarang mengiklankan produk, jasa, dll.
  8. Jika melanggar, komentar akan langsung kami hapus

Beri Komentar