artikel terbaru
Posted by ivie on Sep 2, 2010
Pengamatan dan pengukuran temperatur pada planet gas raksasa muda disekitar bintang HR 8799 oleh para astronom di Universitas Hawaii tampaknya memberika hasil yang sedikit mengejutkan. Mereka menemukan atmosfer si bintang tidaklah sama dengan pola umum yang sudah dipelajari sebelumnya dalam extrasolar planet.
Posted by mariano on Aug 31, 2010
Flare Matahari, sebuah istilah yang sudah bukan lagi monopoli kalangan akademisi yang bergelut dalam dinamika matahari. Frasa tersebut isudah menjadi istilah yang tidak asing lagi di telinga masyarakat saat ini.
Posted by Gigih on Aug 31, 2010
Semuanya diawali dari kegemaran memandangi bintang, bulan sabit, beberapa goresan meteor, serta berbagai obyek penghias langit malam sejak bertahun-tahun lalu. Semakin lama, kegemaran tersebut justru menumbuhkan rasa penasaran. Dari sinilah saya mulai mengenal dan mempelajari ilmu astronomi, ilmu yang mengajak saya mengenal lebih dekat berbagai hal tentang antariksa.
Posted by ivie on Aug 27, 2010
Setelah dunia dibuat tercengang dengan penemuan sistem extrasolar yang memiliki 7 buah planet. Penemuan ini membawa manusia melihat bahwa sistem multi planet di masa depan akan menjadi sesuatu yang umum dan sekaligus membawa manusia pada pemahaman baru akan sistem yang “mirip” Tata Surya dari segi jumlah.
Posted by ivie on Aug 24, 2010
Beberapa hari terakhir ini, langitselatan mendapat beberapa pertanyaan senada tentang Matahari. Di antaranya adalah, apakah benar ada bayi Matahari ? benarkah bayi itu akan jadi kembaran Matahari di Tata Surya? benarkah Bumi akan punya dua Matahari?
Posted by ivie on Aug 24, 2010
Cerita dari ruang angkasa memang tak pernah habis. Kisah demi kisah diungkap untuk menambah khazanah pengetahuan bagi manusia. Kali ini cerita itu datang dari sistem bintang ganda dekat. Sistem ini tampaknya tidak akan pernah bisa menjadi daerah terbaik bagi kehidupan untuk tumbuh. Bagaimana bisa?
Posted by ivie on Aug 19, 2010
Magnetar, tipe dalam Bintang Netron yang memiliki medan magnet ultra-kuat, bahkan ribuan kali lebih kuat dari bintang netron normal dan menjadikan mereka magnet paling kuat di kosmos. Dengan menggunakan Very Large Telescope milik ESO, astronom eropa untuk pertama kalinya bisa menyaksikan terbentuknya magnetar dari sebuah bintang yang massanya 40 kali massa Matahari.