fbpx
langitselatan
Beranda » Lautan Air di Cincin Bintang Muda

Lautan Air di Cincin Bintang Muda

Para astronom menemukan uap air di area pembentukan planet dalam piringan materi di sekeliling sebuah bintang muda. 

ALMA menemukan uap air di bagian dalam piringan protoplanet HL Tauri. Kredit: ALMA (ESO/NAOJ/NRAO)/S. Facchini et al.
ALMA menemukan uap air di bagian dalam piringan protoplanet HL Tauri. Kredit: ALMA (ESO/NAOJ/NRAO)/S. Facchini et al.

Kehidupan butuh air. Atau lebih tepatnya kehidupan yang kita kenal itu butuh air. Tak hanya itu. Air juga diduga memegang peran penting dalam pembentukan planet. Akan tetapi, sampai saat ini belum bisa mengetahui dan memetakan distribusi air pada piringan materi yang stabil dan dingin. Tipe piringan yang sudah siap untuk membentuk planet di sekitar bintang. 

Air Pada Celah

Kali ini, pengamatan teleskop radio ALMA berhasil memotret lautan uap air tiga kali lebih banyak dari seluruh lautan di Bumi. Lautan uap air itu ditemukan di area di mana planet mungkin saja terbentuk pada bagian dalam piringan protoplanet bintang muda HL Tauri. 

Bintang muda HL Tauri yang berada 450 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Taurus memang masih dikelilingi piringan protoplanet. Pada piringan yang berisi gas dan debu inilah planet terbentuk. Hasil pengamatan teleskop radio ALMA pada tahun 2014 memperlihatkan keberadaan celah pada piringan protoplanet di HL Tauri.

Pada celah inilah uap air ditemukan di bintang muda HL Tauri dalam jumlah besar. HL Tauri memang punya struktur cincin yang terpisah oleh celah yang diduga merupakan tempat kelahiran bayi planet. 

Dalam pengamatan kali ini, Teleskop radio ALMA bukan saja untuk mendeteksi uap air, tapi juga memotret dengan detail dan kemampuan resolusi spasialnya bisa melihat sebaran uap air pada jarak 450 tahun cahaya! 

Dari hasil pengamatan tersebut, para astronom bisa mengetahui distribusi air pada area berbeda di dalam piringan. Sebaran air ini penting untuk bisa dipetakan karena air bisa mempengaruhi komposisi kimia planet yang sedang terbentuk di area tersebut. 

Berburu air dengan teleskop landas Bumi punya tantangan tersendiri. Banyaknya uap air yang ada di atmosfer Bumi bisa menurunkan sinyal astronomi. Akan tetapi, jaringan teleskop radio ALMA yang ada di ketinggian 5000 meter, dibangun di area tinggi dan kering untuk meminimalisir efek penurunan sinyal tersebut.

Fakta keren

ALMA adalah satu-satunya fasilitas dengan kemampuan resolusi spasial untuk memisahkan air dalam piringan protoplanet. 

Baca juga:  Lima Planet Pertama Kepler
Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis Komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini