Uji Terbang RX-320 Milik LAPAN

Lapan kembali melakukan uji terbang roket hasil penelitian dan pengembangannya. Setelah berhasil uji statik terhadap motor roket bertipe RX-320, Tim Peroketan Lapan melanjutkan dengan tahapan uji terbang pada Senin (19/05) di Stasiun Uji Terbang Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Roket dengan tipe RX-3228.02.01 sebagai roket terbesar buatan Lapan selama ini, berhasil meluncur mulus. Keberhasilan ini sebagai tanda program pembuatan Roket Pengorbit Satelit memasuki tahap awal.

Perubahan Iklim Bisa Mengurangi Topan dan Badai

Ada berita baik. badai yang selama 25 tahun terakhir ini mengalami peningkatan frekuensi bisa jadi tidak akan ada lagi, meskipun beberapa yang memiliki kehebatan rata-rata masih akan muncul. Angin topan juga akan semakin jarang di Atlantik di sepanjang abad 21 jika dunia terus-menerus semakin hangat. Inilah hasil penelitian mengenai keterkaitan pemanasan global dalam mempengaruhi intensitas dan frekuensi angin ribut.

Mars Ternyata Lebih Dingin

Mars dingin bukanlah informasi baru. Namun hasil pengamatan Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA menunjukkan kalau kerak dan lapisan atas selimut Mars lebih keras dan lebih dingin dari yang diperkirakan semula. Dengan demikian seandainya memang ada air dalam bentuk cairan maka tentunya air itu berada di jauh di bawah permukaan planet. Bahkan seandainya ada organisme hidup di dalam air tersebut, tentunya ia akan berada jauh lebih dalam dari dugaan awal.

Sisa Supernova Di Balik Kegelapan

Sisa supernova termuda di galaksi kita berhasil ditemukan, tersembunyi dibalik cadar debu dan gas. Penemuan ini dilakukan oleh National Science Foundation’s Very Large Array (VLA) dan NASA’s Chandra X-Ray Observatory yang berhasil menembus kegelapan untuk mengungkap keberadaan sisa supernova tersebut. Dan menjadi contoh pertama dari populasi sisa supernova muda yang hilang. Lah apa itu supernova? Supernova merupakan bintang yang meleda, jadi yang dicari ini adalah sisa-sisa ledakan tersebut.

Pencarian Extrasolar Planet Terus Berlanjut

Sama seperti setiap manusia yang punya keunikan masing-masing, planet di Tata Surya uga punya keunikannya sendiri. Jika setiap planet dianggap sebagai sebuah dunia baru, maka bisa kita katakan kalau ternyata setiap dunia itu berbeda. Berbeda dalam bentuk, ukuran dan kimianya. Mars yang dingin, dengan pasir merah yang kaku. Venus… si cantik yang menyala dalam dunianya yang diselubungi awan asam sulfur yang tebal, atau lihatlah Uranus dan cincin vertikalnya yang aneh. Atau Saturnus? Dunia kecil dengan cincinnya yang menawan disertai satelit-satelitnya, yang semakin hari semakin mirip Tata Surya kecil. Keanekaragaman yang indah dan menyegarkan.

Saat Bintang Dijadikan Panekuk Oleh Lubang Hitam

Bintang di langit tak selamanya akan tetap disana. Ia juga akan menjadi tua dan mati. Ada yang berakhir sebagai katai putih, lubang hitam atau supernova. Tapi ada juga bintang yang dipaksa mati sebelum waktunya. Kok bisa? Ada bintang yang hidupnya berjalan biasa saja sampai masa tua dan kemudian mati, namun ada juga bintang yang dalam hidupnya berani menempuh bahaya dan ternyata tak selamat dari bahaya tersebut. Bintang itu adalah mereka yang berani berdekatan dengan lubang hitam masif.

Bulan Yang Lain Untuk Bumi

Di dalam Tata Surya, ada planet yang memiliki satelit ada yang tidak. Bumi tempat tinggal kita masuk dalam kategori planet yang memiliki satelit yakni Bulan. Berbeda dengan Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan neptnus, Bumi hanya punya 1 satelit. Tapi pernahkah terpikir kalau mungkin saja dulu sekali Bumi tidak hanya punya 1 buah bulan? Bisa jadi ada beberapa bulan yang dimiliki Bumi.

Tata Surya Memantul, Dinosaurus Pun Punah

Bumi bergerak mengelilingi pusat massanya yang berada dekat Matahari. Dan Matahari bersama seluruh sistem Tata Surya juga bergerak mengelilingi pusat Galaksi. Pergerakan Matahari di Bimasakti, secara reguler ternyata mengirimkan komet meluncur masuk ke bagian dalam Tata Surya. Akibatnya terjadi tabrakan besar-besaran yang memusnahkan kehidupan di Bumi.

Bayangan Jupiter Menyibak Misteri di Cincinnya

Di Tata Surya, Saturnus bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin. Jupiter si planet terbesar di Tata Surya juga memilikinya. Cincin di Jupiter sangat redup dan hampir tak terlihat atau dikenali seperti cincin Saturnus. Cincin di Jupiter ditemukan oleh pesawat ruang angkasa Voyager milik NASA tahun 1979. Di dalam cincin tersebut terdapat partikel-partikel kecil yang tercipta akibat tabrakan satelit Jupiter dengan meteorit. Butirannya yang sangat kecil dan jika digabungkan ribuan partikel pun hanya 1 milimeter panjangnya. Bisa dikatakan partikel-partikel tersebut sehalus partikel dalam asap rokok atau debu rumah.

Bintang Katai Putih Karbon Berpulsasi Berhasil Ditemukan

Pernah dengar apa itu bintang katai putih? Bintang katai putih merupakan bintang yang berukuran kecil dan sebagian besar komposisinya terdiri dari materi elektron yang terdegenerasi. Bintang jenis ini memiliki kerapatan cukup tinggi dan kecerlangan yang lemah. Bintang katai putih ini biasanya terbentuk dari bintang yang akan mengakhiri evolusinya, terutama bintang-bintang yang memiliki massa tidak terlalu tinggi. Salah satu bintang yang diperkirakan akan mengakhiri hidupnya sebagai bintang katai putih adalah matahari.