Pembukaan Tahun Astronomi Internasional 2009

Pada tanggal 15-16 Januari 2009, para astronom dari seluruh dunia berkumpul di Paris untuk memulai Tahun Astronomi Internasional 2009 atau yang dikenal dengan slogan International Year of Astronomy 2009 (IYA2009). Pertemuan ini merupakan pertemuan terbesar yang diadakan untuk berbagi keajaiban dan keindahan alam semesta pada publik.

Presiden IAU Catherine Cesarsky berpidato dalam acara pembukaan IYA2009. Kredit :IAU/José Francisco Salgado

Secara resmi pembukaan IYA2009 dimulai pada tanggal 15 januari 2009, bertempat di Markas besar UNESCO di Paris. Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan setiap negara, diplomat, peneliti dari seluruh dunia, mahasiswa astronomi dari berbagai negara, astronot, para pekerja industri, artis, dll. Mereka semua hadir untuk menandai dimulainya perayaan 400 tahun astronomi modern, era yang dimulai ketika Galileo melakukan observasi ke angkasa dengan teleskop untuk pertama kalinya pada tahun 1609.

Menurut Catherine Cesarsky, Presiden International Astronomical Union (IAU),” Setelah persiapan selama bertahun-tahun, akhirnya tiba juga saatnya untuk meluncurkan pelaksanaan tahun astronomi internasional. Sepanjang tahun astronomi ini,  masyarakat dunia akan diajak untuk menemukan kembali tempatnya di dalam alam semesta ini dan mendengar berbagai berita penemuan yang menakjubkan. Acara pembukaan di markas besar UNESCO diikuti oleh representatif 136 negara yang bergabung dalam perayaan besar astronomi tersebut.”

Acara pembukaan yang dilangsungkan selama dua hari diisi dengan presetasi berbagai aktivitas, termasuk oleh peraih hadiah nobel Bob Wilson dan Baruch Blumberg yang berbicara tentang penemuan terbaru di astronomi. Topik lain yang dikemukakan dalam pertemuan ini adalah peranan astronomi dalam budaya dan publik, observasi astronomi secara real time, dan acara pembukaan ditutup dengan penampilan pemenang Grammy Award, the Kronos Quartet.

Acara pembukaan IYA2009 memang menandai awal dari perjalanan Tahun Astronomi di dunia. Sebuah perjalanan yang akan membawa astronomi kepada publik dengan tema “The Universe, Yours to Discover”. Ratusan sampai ribuan kegiatan akan dilangsungkan di seuruh dunia baik secara global, regional, maupun nasional. Kegiatan-kegiatan tersebut akan memberi kotribusi nyata dalam budaya dan masyarakat serta menekankan pentingnya kebersamaan dan memberi jawaban atas berbagai pertanyaan fundamental tentang kehidupan.

Koïchiro Matsuura, Director-General of UNESCO saat berpidato dalam Pembukaan tahun Astronomi Internasional 2009. Kredit : IAU/José Francisco Salgado

Dalam acara pembukaan, Koïchiro Matsuura, Director-General of UNESCO menyatakan, “Manusia selalu menengadah ke langit dan mencari jawaban di sana atas pertanyaan-pertanyaan ‘Bagaimana kita bisa berada disini atau Mengapa kita ada di sini?’. Angkasa adalah milik semua orang. Astronomi merupakan alat untuk mempromosikan perdamaian dan kesepahaman di antara bangsa-bangsa yang juga seiring dengan misi dari UNESCO.”

Matsuura juga menambahkan,”Kami akan medorong penduduk bumi, terutama anak-anak muda, untuk belajar lebih banyak tentang alam semesta dan mengeksplorasi lebih jauh hubungan antara astronomi yang ilmiah dan kebudayaan.”

Acara pembukaan IYA2009 yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh hampir 1000 peserta. Laporan dan kisah selama pembukaan bisa diikuti di www.cosmicdiary.org/lee_pullen

Sumber : Press Release IYA2009

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...