Selamat Ulang Tahun Hubble!

Selamat Ulang Tahun yang ke-30 Teleskop Hubble! Sajian foto indah dan keberhasilannya mengungkap misteri di Alam Semesta tak pernah berhenti membuat kita kagum.

Foto Terumbu Kosmis karena kedua nebula di dalam foto ini tampak seperti dunia bawah laut. Kredit: Teleskop Hubble/NASA/ESA
Foto Terumbu Kosmis karena kedua nebula di dalam foto ini tampak seperti dunia bawah laut. Kredit: Teleskop Hubble/NASA/ESA

Pada tanggal 24 April 1990, Teleskop Hubble NASA/ESA diluncurkan menumpang Space Shuttle Discovery, bersama 5 kru astronaut yang siap untuk memosisikan Hubble di orbit. Tepatnya pada ketinggian 570 km di atas Bumi.

Semenjak itu, Teleskop Hubble menjadi mata yang baru bagi kita di Bumi untuk melihat Alam Semesta. Tak pelak, kehadiran Teleskop Hubble mengubah pemahaman kita tentang astronomi. Teleskop Hubble juga terkenal dengan hasil foto planet, nebula, dan galaksi yang sangat indah.

Tak hanya itu. Selain para astronom yang bisa memeroleh data dari Teleskop Hubble, foto-foto indahnya membuat masyarakat umum juga bisa mengenal Alam Semesta yang luar biasa indah. Sampai saat ini, Teleskop Hubble sudah melakukan 1,4 juta pengamatan yang sudah dipublikasikan dalam 17.000 makalah ilmiah!

Setiap tahun, Teleskop Hubble menyediakan waktu khusus untuk memotret foto spesial untuk ulang tahunnya. Tahun ini, Teleskop Hubble khusus memotret dua nebula, NGC 2014 dan NGC 2020, untuk perayaan ulang tahunnya yang ke-30!

Dalam foto ini, NGC 2004 adalah nebula raksasa di tengah foto yang berwarna merah dengan kombinasi warna biru, sedangkan nebula di bawahnya yang berwarna biru adalah NGC 2020. Kedua nebula ini merupakan hasil dari pahatan bintang-bintang masif. Jadi bintang-bintang masif atau yang massanya sangat besar memiliki pengaruh yang juga besar dalam membentuk debu dan gas di sekelilingnya. Foto ini disebut foto terumbu kosmis karena kedua nebula mirip kehidupan bwah laut.

Dua Nebula dari Galaksi Satelit Bima Sakti

Area tengah NGC 2014 yang terang adalah kelompok bintang terang dan besar yang telah membubuskan kepompong gas hidrogen (warna merah) dan debu yang jadi tempat kelahirannya. Radiasi cahaya ultraungu dari gugus bintang menyinari lokasi di sekitarnya.

Bintang-bintang masif ini juga menghembuskan angin yang sangat kencang. Angin bintang inilah yang menyapu gas dan debu di sekelilingnya sehingga gas mengalami erosi. Kerapatan gas yang renggang membuat angin bintang dengan mudah menembus gas dan debu dan membentuk struktur mirip gelembung yang berwarna biru. Jika dilihat sekilas, nebula ini mirip seperti Kerang Otak.

Di bawah NGC 2014, tampak nebula berwarna biru yang diberi nama NGC 2020. Kerennya, nebula ini terbentuk hanya dari satu bintang raksasa yang 15 kali lebih masif dan 200.000 kali lebih terang dari Matahari. Bintang raksasa tersebut merupakan bintang yang dikelompokkan dalam kelas khusus bintang Wolf-Rayet. Bintang Wolf-rayet adalah bintang yang sangat terang dan selalu mengalami kehilangan materi yang sangat banyak lewat angin bintang super kencang yang dihembuskan.

Angin bintang yang dihembuskan bintang raksasa inilah yang membersihkan area di seklilingnya dari gas dan debu sehingga berbentuk mirip kerucut. Dalam beberapa juta tahun lagi, bintang ini akan meledak. Peristiwa ledakan bintang ini kita kenal sebagai supernova. Warna biru terang yang tampak di sekeliling itu disebabkan oleh gas oksigen yang dipanaskan sampai sekitar 11.000 derajat Celsius!

Meskipun tampak terpisah, kedua nebula merupakan bagian dari kompleks raksasa tempat kelahiran bintang di Awan Magellan Besar. Bintang yang terbentuk di kompleks ini merupakan bintang-bintang raksasa yang 10 kali lebih masif dari Matahari. Bintang seperti ini umurnya pendek, hanya beberapa juta tahun. Matahari umurnya lebih panjang yakni 10 miliar tahun.

Awan Magellan Besar adalah galaksi satelit Bima Sakti yang berada163.000 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi satelit adalah galaksi kecil yang mengorbit galaksi besar. Galaksi kita, Bima Sakti, memiliki setidaknya 50 galaksi satelit, dan yang paling besar adalah Awan Magellan Besar.

ESA/Hubble juga mengajak semua orang dari usia 3 – 30 tahun untuk ikut mengirimkan kreasi artistiknya untuk merayakan ulang tahun Teleskop Hubble! Kreasi artistik tersebut termasuk gambar, lukisan, foto, patung, ataupun desain grafis bertema ucapan terima kasih dan perayaan ultah Teleskop Hubble! Simak cara berpartisipasi di sini!

Fakta Keren

Tahukah kamu kalau ukuran teleskop Hubble itu sebesar bis sekolah!

[divider_line]

Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...