Asteroid Pendatang Yang Dicuri dari Bintang Lain

Ada asteroid imigran di Tata Surya! Asteroid 2015 BZ509, pendatang dari sistem keplanetan lain yang berhasil ditangkap oleh Matahari.

Ilustrasi asteroid yang mengitari bintang dari kejauhan. Kredit: ESO
Ilustrasi asteroid pendatang yang mengitari bintang dari kejauhan. Kredit: ESO

Di Bumi, sepertiga penduduknya merupakan orang-imigran yang pindah dari satu negara dan tinggal di negara lain. Tentunya ada banyak alasan mengapa seseorang pindah. Bisa saja karena harus pindah kerja, mencari kebebasan, atau juga menyelamatkan diri dari bencana alam.

Ternyata hal yang sama juga terjadi di Tata Surya. Ada penghuni asing yang pindah ke sistem tata Surya. Penduduk asing tersebut adalah asteroid yang sekarang berdiam dan mengorbit Jupiter. Asteroid ini merupakan yang pertama tertangkap dari sistem keplanetan lain di luar Tata Surya.

Asteroid Pendatang 2015 BZ509

Bukankah beberapa bulan lalu juga ada asteroid antarbintang yang ditemukan? Asteroid bernama Oumuamua memang turis dari luar Tata Surya yang mengunjungi sistem Tata Surya dan kemudian pergi. Berbeda dengan exo-asteroid yang sekarang berada di Jupiter tersebut. Asteroid yang diberi nama (514107) 2015 BZ509 merupakan penghuni jangka panjang di Tata Surya. Kehadiran asteroid 2015 BZ509 sebagai exoasteroid diketahui dari gerak orbitnya.

Seluruh planet di Tata Surya mengitari Matahari pada arah yang sama, ternyata asteroid ini justru bergerak mengelilingi Matahari dari arah sebaliknya atau memiliki orbit retrograde. Mengapa bisa demikian masih merupakan misteri.

Jika asteroid ini lahir di Tata Surya, ia tentu akan bergerak pada arah yang sama karena mewarisi arah orbit awan gas dan debu pembentuknya. Fakta bahwa ia bergerak sebaliknya menjadi bukti kalau asteroid tersebut merupakan hasil tangkapan dari sistem berbeda.

Untuk mencari tahu mengapa asteroid ini berbeda, para astronom melakukan penelusuran ke masa lalu lewat simulasi. Mereka mencari tahu di mana lokasi 2015 BZ509 ketika masa pembentukan planet di Tata Surya berakhir. Ternyata, dari dulu 2015 BZ509 sudah bergerak dengan arah sebaliknya dari penghuni lainnya di Tata Surya. Hal ini memberi indikasi kalau 2015 BZ509 merupakan asteroid asing yang ditangkap oleh Matahari dari sistem lain.

Migrasi asteroid memang bisa terjadi karena dulu Matahari tidak sendiri saat baru terbentuk. Matahari lahir bersama bintang-bintang lainnya dalam sebuah gugus bintang yang padat. Masing-masing bintang punya planet dan asteroid.

Karena lokasinya yang berdekatan dengan bintang-bintang lainnya, gravitasi antar sistem akan sangat berpengaruh. Nah, gaya gravitasi Matahari dan planet-planet di Tata Surya yang sangat kuat ternyata berhasil menarik dan menangkap asteroid dari sistem lain.

Fakta keren:

Saat ini, sudah tidak mungkin untuk mengtahui bintang mana saja yang berada dalam gugus yang sama dengan Matahari. Gugus bintang tersebut sudah tidak ada lagi karena bintang-bintang di dalamnya sudah ke luar dan berlomba mengitari pusat galaksi.

[divider_line]
Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang dan perluasan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.