‘J’ Menandai Lokasi Pendaratan Philae

Ruang angkasa bisa menjadi tempat yang gelap dan sunyi. Itu sebabnya Rosetta berkelana tidak sendirian, tapi bersama teman! Ketika wahana ini meninggalkan Bumi 10 tahun yang lalu, Rosetta membawa wahana pengintai cilik bernama Philae.

Sejak diluncurkan 10 tahun yang lalu, Rosetta telah menjadi primadona. Selama satu dekade ini Rosetta telah mengarungi Tata Surya, terbang melewati Mars dan Bumi beberapa kali lalu mengunjungi beberapa asteroid sebelum akhirnya tiba di tujuan akhirnya di komet 67P/Churyumov-Gerasimenko pada bulan lalu.

Namun, pada bulan November yang akan datang pusat perhatian akan beralih ke Philae, saat wahana pengintai ini memulai misinya sendiri: menjadi wahana pengintai pertama yang mendarat di permukaan komet!

Selama enam pekan terakhir Rosetta mengiringi komet 67P, mengamati-amati permukaan komet untuk mencari situs pendaratan yang sempurna. Di akhir Agustus para  ilmuwan telah memilih lima kandidat area pendaratan. Akhirnya, pada pekan ini diumumkan tempat pendaratan Philae, yaitu suatu daerah yang sebelumnya dilabeli Situs J.

Foto superdetil komet 67P/Churyumov-Gerasimenko memperlihatkan lokasi pendaratan Philae. Area yang dinamai Situs J ini berada di bagian ‘kepala’ komet, yang pusatnya ditandai dengan tanda +. Lokasi ini dianggap paling aman. Kredit: ESA/Rosetta/MPS for OSIRIS Team MPS/UPD/LAM/IAA/SSO/INTA/UPM/DASP/IDA.

Pada tanggal 6 Agustus Rosetta mengirimkan foto-foto close-up komet 67P dan hasilnya mengejutkan semua orang. Komet tersebut tidak seperti komet-komet lain yang sudah pernah dilihat sebelumnya. Komet 67P terbentuk dari dua bagian terpisah, yang dikenal sebagai ‘kepala’ dan ‘badan’. Situs J berada di bagian ‘kepala’.

Bentuk aneh komet 67P memang bikin penasaran, tapi mendaratkan wahana di sana tidaklah gampang. Situs J dianggap lokasi teraman. Lokasi ini tidak curam, hanya terdapat sedikit bongkahan, dan mendapatkan cukup sinar matahari untuk sumber tenaga Philae.

Di sana Philae juga bisa melakukan percobaan ilmiah yang menarik. Philae akan mengumpulkan sampel komet untuk diteliti sehingga bentuk dan susunan komet nantinya akan terungkap. Yang seperti ini baru pertama kali, lho!

Fakta Menarik
Coba cari foto komet 67P. Apa yang kalian lihat? Banyak orang menganggap bentuknya seperti mainan bebek karet (rubber duck). Saking populernya deskripsi itu, ‘rubber duck’ kini menjadi nama julukan resminya!

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

Tulis komentar dan diskusi...