Ditemukan: Kondisi Kosmis yang Cocok untuk Kalangan yang Mulia

Segala yang ada di Bumi, di Tata Surya, di Galaksi Bimasakti kita, bahkan semua yang ada di alam semesta, yang bisa kalian sentuh, lihat, rasakan, atau yang bisa kalian cium baunya bisa dipilah menjadi 98 bahan alami yg disebut ‘unsur’. Beberapa unsur yang mungkin sudah kalian kenal antara lain oksigen, besi, emas, dan perak.

Foto Nebula Kepiting ini disusun dari gabungan dua foto, masing-masing dipotret dengan teleskop yang berbeda. Kredit: ESA/ Herschel/ PACS/ MESS Key Programme Supernova Remnant Team; NASA, ESA dan Allison Loll/Jeff Hester (Arizona State University)
Foto Nebula Kepiting ini disusun dari gabungan dua foto, masing-masing dipotret dengan teleskop yang berbeda. Kredit: ESA/ Herschel/ PACS/ MESS Key Programme Supernova Remnant Team; NASA, ESA dan Allison Loll/Jeff Hester (Arizona State University)

Ketika satu unsur atau lebih menyatu, unsur-unsur itu membentuk ‘molekul’. Molekul-molekul inilah yang menyusun ribuan bahan lainnya di alam semesta. Air dan karbondioksida adalah molekul. Tapi, ada sebagian unsur yang tidak suka bergaul dengan unsur lain, dan tidak bisa menyatu dengan unsur lain supaya menjadi molekul. ‘Gas mulia’ adalah kelompok unsur-unsur yang sangat tidak suka bergabung dengan unsur lain, sehingga gas-gas itu sering ditemukan menyendiri.

Namun demikian, dalam kondisi tertentu gas mulia bisa membentuk molekul. Kondisi ini bisa diciptakan di laboratorium dan sudah ada banyak molekul gas mulia yang diciptakan oleh ilmuwan. Sayangnya molekul-molekul langka ini belum pernah ditemukan di ruang angkasa, sehingga para ilmuwan pun yakin kalau “kondisi yang tepat” untuk molekul-molekul langka ini tidak ada di ruang angkasa. Tapi, ternyata ada!

Nebula Kepiting, seperti yang diperlihatkan foto berikut, terbentuk 1.000 tahun yang lalu ketika sebuah bintang masif meledak. Penelitian terkini mengenai objek populer ini telah menguak hal yang mengejutkan: sebuah molekul langka bernama argon hidrida. Molekul ini terbentuk ketika gas mulia ‘argon’ bergabung dengan unsur yang paling banyak di alam semesta, ‘hidrogen’. Rupanya Nebula Kepiting punya “kondisi tepat” tersebut, yang kita sudah hampir menyerah akan menemukannya.

Fakta Menarik: Sebetulnya ada 118 unsur yang sudah diketahui, tapi hanya 98 di antaranya saja yang bisa ditemukan di alam. Unsur-unsur lainnya adalah buatan manusia. Semua unsur itu telah disusun dengan rapi dalam tabel periodik.

Sumber: Space Scoop Universe Awareness

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.