Pesta Merah Muda yang Cantik di Luar Angkasa!

Instrumen terbaik dunia untuk mengamati Alam Semesta berulang tahun kelima belas hari ini. Selamat ulang tahun Teleskop SuperBesar (Very Large Telescope / VLT) ! Untuk merayakannya, teleskop ini digunakan untuk mengambil foto sebuah pesta di luar angkasa. Temanya adalah “pesta merah muda yang cantik”, dan ada lampu-lampu disko cemerlang serta balon-balon gelap yang tersebar di seluruh penjuru foto.

Palung kelahiran bintang. Kredit : ESO
Palung kelahiran bintang. Kredit : ESO

Jelas, yang kita lihat bukan sebuah pesta luar angkasa yang sebenarnya, meskipun itu kedengarannya sangat menyenangkan! Yang sebenarnya ditunjukkan gambar ini adalah sebuah awan gas dan debu spektakuler yang disebut suatu rumah bersalin bintang-bintang. Ini karena jauh di dalam awan merah muda yang cantik itu, bintang-bintang baru terlahir dengan sinarnya yang terang. Sayangnya, debu yang tebal menahan cahaya yang bisa kita lihat dari bintang-bintang baru tersebut, jadi Teleskop SuperBesar tidak dapat melihat mereka.

Bintang-bintang baru cemerlang yang bersarang dalam awan inilah yang menyebabkan kilauan berwarna terang. Cahaya terang mereka menyinari materi-materi di sekelilingnya, menyalurkan energi ke gas, dan menyebabkan gas bersinar sendiri. Mengapa warnanya merah muda? Karena materi-materi yang berbeda bersinar dengan warna yang berbeda. Awan ini kebanyakan terdiri dari hidrogen, unsur kimia yang paling umum di seluruh penjuru Alam Semesta, dan hidrogen berpendar merah atau merah muda.

Di depan latar gas merah muda terang ada siluet gelap awan-awan yang berbentuk seperti “balon-balon”: gumpalan-gumpalan awan yang bahkan lebih tebal, dikenal sebagai globul-globul Thackery. Globul-globul ini memiliki bentuk-bentuk yang unik karena radiasi kuat yang terpancar dari bayi-bayi bintang biru yang panas di sekitarnya. Berkas-berkas sinar berenergi tinggi mengikis awan dan membuyarkannya, bagaikan segumpal mentega yang jatuh ke sebuah wajan panas. Sayangnya, karena hal ini, globul-globul Thackeray sepertinya akan hancur sebelum bisa runtuh untuk membentuk bintang-bintang baru sendiri.

Fakta menarik: Selama 15 tahun pelayanannya, Teleskop SuperBesar telah menghasilkan Penemuan-Penemuan SuperBesar juga! Ini termasuk mengambil foto perdana sebuah planet di luar Tata Surya kita (yang bisa kaulihat sebagai bulatan merah di gambar ini), memperkirakan usia Galaksi kita, dan banyak lagi! (Dan jika kamu penasaran: usia Galaksi Bima Sakti diperkirakan sekitar 13.600 juta tahun. Pasti sulit untuk memadamkan semua lilin di kue ulang tahunnya dalam satu kali tiupan!)

Sumber: Space Scoop Universe Awareness

Ditulis oleh

Maria M. Lubis

Maria M. Lubis

Alumnus Astronomi ITB, pegawai tetap Bos Kecil Sakya, dan penerjemah/editor buku fiksi freelance yg akhirnya mendapat jawaban mengapa harus belajar Astronomi.