Perubahan Bintang Luar Dalam

Foto di bawah menunjukkan kondisi sebuah bintang sebelum dan sesudah ia mengalami perubahan radikal. Foto “sebelum” perubahan di bagian kiri merupakan ilustrasi artis yang menunjukkan bermacam-macam unsur yang dulunya ditemukan di dalam bintang masif. Unsur-unsur ini disebut sebagai elemen kimia. Pada foto di kanan, tampak kondisi bintang “sesudah” perubahan, yang merupakan foto yang diambil dari angkasa untuk bintang yang sama setelah terjadi ledakan raksasa yang melontarkan bagian terluar bintang.

Cassiopeia A. kredit : Chandra x-ray.

Ledakan dasyat seperti ini, oleh para astronom disebut sebagai supernova. Materi yang tersisa setelah ledakan dasyat itu disebut juga reruntuhan supernova.  Dalam foto sebelah kanan, tampak reruntuhan sepurnova yang dikenal dengan nama Cassiopeia A atau Cass A.

Dalam kedua foto, warna yang sama digunakan untuk menunjukkan perbedaan elemen kimia di dalam bintang. Sebelum ledakan, astronom menduga kalau bintang memiliki banyak elemen besi (warna biru), belerang dan silikon (warna hijau) di pusat. Tapi, setelah itu elemen-elemen kimia terlempar ke tepi luar bintang, seperti yang ditunjukkan oleh warna biru dan hijau di sekitar bagian terluar Cas A seperti tampak di foto kanan. Artinya, bintang mengalami perubahan luar dan dalam!

Fakta menarik : Kecuali obyek di Tata Surya, Cas A merupakan stasiun radio yang kuat di langit malam,memancarkan banyak sekali sinyal radio.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.