Bintang Api Raksasa !

Bintang yang kita lihat ternyata punya warna dan ukuran yang berbeda-beda. Foto yang ditampilkan dalam artikel ini merupakan foto salah satu bintang yang cukup terkenal. Ia adalah bintang raksasa merah Betelgeuse ( kalau dilafal dalam bahasa inggris jadi terdengar  “Beetle-Juice” atau jus kumbang).

Bintang Betelgeuse dan nebula yang mengelilinginya. Kredit : ESO

Bintang tersebut memang tampak kecil di foto, hanya sebuah lingkaran merah di tengah. Tapi sebenarnya Betelgeuse ini sangat besar. Jika Matahari digantikan oleh Betelgeuse di Tata Surya maka besarnya bintang ini akan mencapai planet Jupiter! Bayangkan … jadi kalau Betelgeuse ditempatkan sebagai Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars sudah ditelan dan Jupiterlah yang menjadi planet pertama.

Dulunya bintang Betelgeuse berukuran biasa saja seperti Matahari. Tapi ketika Betelgeuse bertambah tua, ia bertumbuh menjadi raksasa merah. Bintang itu jadi besar dan kesulitan untuk mempertahankan materi di lapisan terluarnya. Akibatnya lapisan materi ini tertiup ke angkasa dan membentuk awan gas dan debu yang cantik yang kita sebut nebula.  Pada foto, awan kabur yang berwarna merah, biru dan ungu yang mengelilingi sang bintang itulah yang merupakan nebula.

Karena nebula tidak seterang Betelguese, para astronom harus memblok sebagian cahaya bintang agar mereka dapat memotret nebula tersebut. Itulah sebabnya mengapa tampak piringan hitam di sekeliling bintang. Pada piringan itulah tempat dimana para astronom memblok atau menghalangi cahaya dari bintang terang untuk masuk ke teleskop sehingga nebula bisa dipotret.  Foto bintang Betelgeuse dipotret pada waktu yang berbeda baru kemudian digabungkan dengan foto nebula.

Foto yang diambil menunjukkan kalau nebula tidak merata di sekeliling Betelgeuse. Hal ini memberi informasi pada astronom kalau lapisan terluar bintang tertiup meninggalkan bintang pada waktu dan kecepatan berbeda. Dengan mempelajari foto tersebut, para astronom dapat mempelajari bagaimana bintang menciptakan terjadinya nebula.

Tahukah Kamu? Matahari akan menjadi Bintang Raksasa Merah seperti Bintang Betelgeuse – tapi itu tidak akan terjadi sampai dengan 5.000.000.000 tahun lagi!

Sumber : Space Scoop Universe Awareness

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.