Menanti Hujan Meteor Lyrid 2010

Bersiap-siaplah untuk menikmati hujan meteor Lyrid, yang bisa diamati dari arah rasi Lyra. Hujan meteor yang telah teramati semenjak dua ribu tahun yang lalu, mungkin bukanlah hujan meteor yang meriah, dengan rata-rata 10-20 meteor perjam, tetapi kadang terjadi dalam jumlah yang besar; di tahun 1982 tercatat mencapai 90 meteor perjam, dan bahkan pernah mencapai 180-300 permenit. Demikian juga pada tahun 1922. Fenomena yang jarang terjadi ini tidaklah mudah terprediksi, oleh karena itu, akan menjadi sangat menarik untuk menikmati & mengamatinya, siapa tahu pada saat kita mengamati, sedang ramai hujan meteor terjadi.

Peta langit untuk hujan meteor lyrid 2010. Kredit : spaceweather

Pada tahun ini, hujan meteorLyrid akan terjadi sekitar 16-26 April 2010 dan berpuncak  hari rabu, 22 April 2010, dengan sehari sebelum dan sesudah juga memungkinkan memberikan hasil pengamatan yang menarik (jika langit cerah). Saat pengamatan terbaik adalah setelah bulan terbenam di bawah horizon, tentunya setelah lepas tengah malam; dan carilah pada arah utara, temukan segitiga musim panas (Vega, Deneb & Altair, lihat gambar). Deneb adalah bintang paling cerlang pada rasi Cygnus, Altair pada rasi Aquila dan pusatkan perhatian Vega, bintang paling terang pada rasi Lyra.

Rasi Lyra di arah timur laut. Kredit : Starwalk

Dari arah situlah, apabila kita beruntung, maka akan menikmati terjadinya hujan meteor. Jadi, tunggu apa lagi, mari kita bersiap, mencari tempat yang gelap, dengan tempat pengamatan nan nyaman di dini hari, menikmati hujan meteor Lyrid.

SImulasi hujan meteor lyrid. kredit : StarWalk

Ditulis oleh

Emanuel Sungging

Emanuel Sungging

jebolan magister astronomi ITB, astronom yang nyambi jadi jurnalis & penulis. Punya hobi dari fotografi sampe bikin komik, pokoknya semua yang berhubungan dengan warna, sampai-sampai pekerjaan utamanya adalah seperti dokter bedah forensik, tapi alih-alih ngevisum korban, yang di visum adalah cahaya, seperti juga cahaya matahari bisa diurai jadi warna cahaya pelangi. Maka oleh nggieng, cahaya bintang (termasuk matahari), bisa dibeleh2 dan dipelajari isinya.