Mengamati Bintang di Siang Hari

“Kakak, kenapa Pluto nggak jadi planet lagi?”. Itulah salah satu pertanyaan yang muncul di antara pertanyaan-pertanyaan lainnya saat tim langitselatan memberikan penjelasan tentang Tata Surya kepada 51 siswa siswi TK St. Yusuf.

Acara pagi ini dimulai dengan pengenalan singkat Tata Surya dan dilanjutkan dengan Penjelajahan Tata Surya melalui tayangan planetarium dari piranti lunak Celestia. Di sini siswa diajak untuk mengenali planet-planet di Tata Surya dan pergerakannya.  Acara kemudian dilanjutkan dengan pengamatan Matahari menggunakan teleskop yang sudah diberi filter dan kacamata Matahari.  Dengan menggunakan dua alat berbeda, siswa diharapkan dapat melihat juga perbedaan “skala” dari obyek yang diamati.

Rona kegembiraan dan celetukan pertanyaan serta kekaguman mewarnai acara pagi itu. Meskipun awan sempat menutupi Matahari dan membuat 8 siswi yang belum menikmati pengamatan Matahari dilanda kekecewaan sesaat, akhirnya sang Surya menampakkan wajahnya kembali dan semua siswa TK St Yusuf bisa sama-sama mengenal wajah Matahari yang telah menyinari bumi tempat tinggal mereka.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.