Menikmati Gerhana Matahari Bersama langitselatan

Tanggal 15 Januari 2010, terjadi fenomena alam Gerhana Matahari Cincin yang melewati Afrika, laut Hindia dan wilayah Asia. Gerhana Matahari di awal tahun 2010 ini juga melewati sebagian wilayah Indonesia. Sayangnya, kita di Indonesia tidak berkesempatan melihat gerhana matahari cincin. Yang bisa kita nikmati hanya Gerhana Matahari Sebagian.

Jika Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009 tim langitselatan berkesempatan melakukan ekspedisi ke Lampung, maka pada fenomena Gerhana Matahari Sebagian (GMS) yang terjadi tahun ini tim langitselatan memutuskan bergabung dengan tim pengamat Matahari dari LAPAN untuk menikmati fenomena gerhana dari atap gedung LAPAN-Bandung. Walaupun langit Bandung sempat berawan tebal dan mengalami hujan gerimis, tim pengamat LS dan LAPAN masih berkesempatan untuk menikmati proses terjadinya gerhana sekaligus mengabadikan Gerhana Matahari Sebagian melalui kamera. Dalam pengamatan Gerhana Matahari 15 Januari 2010, tampak juga dua bintik Matahari terlihat di permukaan Matahari.

Gerhana Matahari Sebagian, 5 menit sebelum terjadinya puncak gerhana. Kredit : Ferry. M. Simatupang
Tim pengamat dari langitselatan. Kredit : Ferry M. Simatupang

Gerhana Matahari Sebagian di Shanghai
Selain di Bandung, salah seorang tim langitselatan yang berada di Shanghai, China juga berhasil mengamati dan mengabadikan fenomena alam tersebut, meski saat itu awan tebal tengah menggayut di langit Shanghai. Indahnya senja dengan Matahari Sabit masih tetap mempesona meskipun sang Matahari tersembunyi di balik awan.

Gerhana Matahari Sebagian yang teramati di Shanghai. Kredit : Jefferson Teng
Langit senja di Shanghai saat Gerhana Matahari Sebagian. Kredit : Jefferson Teng

Gerhana Matahari memang fenomena astronomi yang senantiasa terjadi setiap tahun namun keindahannya tak pernah berhenti membuat para pengejar gerhana untuk berhenti memburu foto-foto nan indah dari fenomena tersebut. Dan jangan lupa Indonesia akan kembali menikmati indahnya Gerhana Matahari Total di tahun 2016.

___
Kredit foto : Bandung : AYR, FMS ; Shanghai : JT

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.