Hadiah Nobel Diberikan Pada Penemu Chip CCD

Hadiah Nobel Fisika 2009 berhasil dimenangkan oleh dua ilmuwan atas kerjanya untuk membuat Charge Couple Device atau CCD. CCD merupakan alat yang digunakan dalam citra digital, terutama untuk teleskop mutakhir profesional dan amatir. Semua foto indah yang selama ini kita nikmati dari kedalaman alam semesta itu merupakan hasil karya teknologi CCD.

Para penerima hadiah nobel atas pekerjaannya menemukan CCD. Kredit : nobelprize.org
Para penerima hadiah nobel atas pekerjaannya menemukan chip CCD. Kredit : nobelprize.org

Setengah hadiah tersebut diberikan pada Charles K. Kao dari China dan Inggris untuk pekerjaannya dalam hal transmisi cahaya dalam serat optik. Setengahnya lagi diberikan pada Willard S. Boyle dan George E Smith dari Amerika. Dalam wawancaranya, Boyle menunjukkan kegembiraannya bercerita tentang kebahagiannya saat melihat citra yang dikirim dari penjejak di Mars yang dimungkinkan oleh teknologi CCD.

Secara resmi dikatakan, penghargaan ini diberikan “untuk raihan sebagai pionir dalam tansmisi cahaya dalam serat untuk komunikasi optik” dan “untuk penemuan sirkuit semikonduktor pencitraan – sensor CCD”.

Hadiah Nobel Fisika merupakan penghargaan paling presitisius yang diberikan sekali dalam setahun untuk pekerjaan yang benar-benar luar biasa. Proses seleksinya pun panjang dan tidak mudah, dan hasilnya hanya yang terbaiklah yang bisa mendapatkannya. Penghargaan kali ini juga menarik dan dinilai sesuai dengan perjalanan tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional.  Tidak salah jika hadiah Nobel kali ini diberikan pada imuwan yang sudah menemukan alat yang sngat vital bagi para astronom. Dan.. seluruh astronom maupun pecinta langit malam juga mengucapkan selamat atas pencapaian yang luar biasa dari Charles K. Kao, Willard S. Boyle dan George E. Smith.

Sumber : IYA2009, Nobelprize.org

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...