Kami dari langitselatan, mengucapkan Selamat Idul Fitri 1435 H. Minal 'Aidin wal-Faizin.
Apa itu siklus bintang? Semasif apa sebuah bintang? Reviewed by Momizat on . Aku kok bingung tentang siklus bintang ya? Apa yang dimaksud bintang neutron, bintang ketai coklat, bintang ketai putih? dan seberapa besar bintang dikatakan ma Aku kok bingung tentang siklus bintang ya? Apa yang dimaksud bintang neutron, bintang ketai coklat, bintang ketai putih? dan seberapa besar bintang dikatakan ma Rating:

Apa itu siklus bintang? Semasif apa sebuah bintang?



Aku kok bingung tentang siklus bintang ya? Apa yang dimaksud bintang neutron, bintang ketai coklat, bintang ketai putih? dan seberapa besar bintang dikatakan masif? Kalau boleh tau bintang paling masif yang diketahui keberadaannya di alam smesta sebesar apa? dimana letaknya? dan apa nama bintangnya?

Siklus bintang itu sama seperti siklus kehidupan manusia yang dimulai dari lahir, bertumbuh menjadi bintang muda dan kemudian seiring usia bintang memasuki masa tua sampai akhirnya bintang juga mengakhiri hidupnya.

Siklus hidup bintang. Kredit : http://seasky.org

Bintang lahir dari awan gas dan debu di dalam galaksi yang berinteraksi. Sama seperti manusia bintang juga butuh energi untuk tetap bertahan. Energi pada bintang dihasilkan oleh pembakaran hidrofen di dalamnya. Tapi ada juga bintang yang tidak bisa membangkitkan pembakaran di dalam dirinya, dan kita kenal sebagai bintang katai coklat atau sering disebut sebagai bintang yang gagal.

Saat hidrogen habis, yang menjadi bahan bakar berikutnya adalah helium. Ketika hidrogen di inti habis, pembakaran hidrogen berlangsung di selubung bintang. Inti bintang runtuh dan terjadi pembakaran helium di inti. Pada saat itu, sleubung akan mengembang dan bintang memasuki tahap raksasa merah.

Nah ketika helium sudah habis terbakar maka bintang-bintang hanya memiliki unsur berat di dalam bintang. Dan di tahap ini bintang sudah mulai menuju akhir hidup. Akhir hidup bintang itu sendiri bermacam-macam tergantung massa bintang itu sendiri.

Untuk bintang dengan massa rendah atau kurang dari 0,08 – 5 massa Matahari saat berada di Deret Utama akan menjalani rute sebagai planetari nebula. Dan untuk inti bermassa rendah (1,4 massa Matahari) akan berakhir sebagai bintang katai putih.

Bintang massa menengah dengan inti antara 1,4 – 3 massa Matahari akan berakhir sebagai bintang netron. Setelah terjadi keruntuhan, bintang kecil tersebut menjadi sebuah bintang netron. Yang unik, bintang netron ini memiliki massa sekitar 2 kali massa Matahari tapi ukurannya sangat kecil hanya selebar 24 km atau 60000 kali lebih kecil dari Matahari. Bintang netron ini sangat mampat dan memiliki netron sebagai penyusunnya. Untuk inti bintang menjadi bintang netron terlebih dahulu terjadi ledakan supernova yang menghempaskan selubung bintang.

Bintang yang lebih masif antara 10 -20 massa Matahari akan berakhir dengan ledakan supernova.

Sebuah bintang dikatakan masif kalau massanya lebih dari 8 massa Matahari. Dan sampai saat ini bintang paling masif yang ditemukan massanya sekitar 150-200 massa Matahari yakni bintang R136a1, sebuah bintang hiper raksasa biru yang massanya 265 massa Matahari. Bintang R136a1 berada di Nebula Tarantula, di Awan Magelan Besar.

Sebagai referensi, sila baca :
Struktur Bintang : Sejarah dan Pengukurannya
Begini cara kerja bintang – Bagian 1: Gravitasi dan tekanan Gas
Begini cara kerja bintang – Bagian 2: Sumber energi bintang
Begini cara kerja bintang – Bagian 3: Reaksi nuklir di dalam bintang

____

Punya pertanyaan tentang astronomi? Silahkan Tanya LS !

Profil Penulis

Pengelana yang telah banyak menjelajahi angkasa raya dan ingin membagi kisahnya dengan banyak orang. Senang pula mengamen dan nebeng kapal orang.

Tulisan di LS : 54

Tulis komentar dan diskusi...


6 Komentar di artikel ini

  • memeth

    jadi bintang yang terbesar itu bukan lagi milik VY canis majoris??

    Reply
  • Tri L. Astraatmadja

    VT Canis Majoris tetap bintang yang paling besar ukurannya. R136a1 adalah bintang yang massanya diketahui paling besar.

    Reply
  • Pedro Mendez

    Canis majoris (1.5kpc) LMC(50kpc) toh masih segitu aja kita jg belum tau apa dibalik pusat galaksi milky way, isi dari M31, M33 dan M lainnya. belum lagi NGC lainnya, cluster2 galaksi lainny. dll’nya. dari 13.7milyar thn cahaya saya rasa kita hnya tau nol koma nol nol sekian persen saja, untuk mengetahui isi 1 % saja dari 13.7milyar thn cahaya, saya kira manusia sudah punah duluan.

    Reply
  • delta

    Untuk bintang bermassa sedang, apakah setelah di akhir masa hidupnya juga meledakkan materi yang membentuk bintang baru?

    Reply
  • XRay

    kk ivie kalau katai putih kehabisan energi untuk menghasilkan cahaya, dia akan ttp ada kan dan di ttp di kelilingi planet2nya…. dan suatu saat kalo galaxy kehabisan energi apakah mrk akan padam seperti katai putih? dan apakah ini yang di sebut materi gelap?

    Reply

Log in | disclaimer | kontak kami | tanya LS © 2007 - langitselatan. All rights reserved

Scroll to top