Masa Depan Bumi Saat Matahari Berevolusi

Bintang Raksasa Merah. Impresi artis. Sumber : Universetoday
Milyaran tahun lagi, Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah. Saat itu, ia akan membesar dan menelan orbit Bumi. Akankah Bumi ditelan oleh Matahari seperti halnya Venus dan Merkurius? Pertanyaan ini telah menjadi diskusi panjang di kalangan astronom. Akankah kehidupan di Bumi tetap ada saat matahari menjadi Katai Putih?
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan K.-P. Schr¨oder dan Robert Connon Smith, ketika Matahari menjadi bintang raksasa merah, ekuatornya bahkan sudah melebihi jarak Mars. Dengan demikian, seluruh planet dalam di Tata Surya akan ditelan olehnya. Akan tiba saatnya ketika peningkatan fluks Matahari juga meningkatkan temperatur rata-rata di Bumi sampai pada level yang tidak memungkinkan mekanisme biologi dan mekanisme lainnya tahan terhadap kondisi tersebut.
Saat Matahari memasuki tahap akhir evolusi kehidupannya, ia akan mengalami kehilangan massa yang besar melalui angin bintang. Dan saat Matahari bertumbuh (membesar dalam ukuran), ia akan kehilangan massa sehingga planet-planet yang mengitarinya bergerak spiral keluar. Lagi-lagi pertanyaannya bagaimana dengan Bumi? Akankah Matahari yang sedang mengembang itu mengambil alih planet-planet yang bergerak spiral, atau akankah Bumi dan bahkan Venus bisa lolos dari cengkeramannya?
Perhitungan yang dilakukan oleh K.-P Schroder dan Robert Cannon Smith menunjukan, saat Matahari menjadi bintang raksasa merah di usianya yang ke 7,59 milyar tahun, ia akan mulai mengalami kehilangan massa. Matahari pada saat itu akan mengembang dan memiliki radius 256 kali radiusnya saat ini dan massanya akan tereduksi sampai 67% dari massanya sekarang. Saat mengembang, Matahari akan menyapu Tata Surya bagian dalam dengan sangat cepat, hanya dalam 5 juta tahun. Setelah itu ia akan langsung masuk pada tahap pembakaran helium yang juga akan berlangsung dengan sangat cepat, hanya sekitar 130 juta tahun. Matahari akan terus membesar melampaui orbit Merkurius dan kemudian Venus. Nah, pada saat Matahari akan mendekati Bumi, ia akan kehilangan massa 4.9 x 1020 ton setiap tahunnya (setara dengan 8% massa Bumi).

Perjalanan evolusi Matahari sejak lahir sampai akhir masa hidupnya sebagai bintang katai putih. Saat ini Matahari berada di deret Utama (Main Sequence)
Setelah mencapai tahap akhir sebagai raksasa merah, Matahari akan menghamburkan selubungnya dan inti Matahari akan menyusut menjadi objek seukuran Bumi yang mengandung setengah massa yang pernah dimiliki Matahari. Saat itu, Matahari sudah menjadi bintang katai putih. Bintang kompak ini pada awalnya sangat panas dengan temperatur lebih dari 100 ribu derajat namun tanpa energi nuklir, dan ia akan mendingin dengan berlalunya waktu seiring dengan sisa planet dan asteroid yang masih mengelilinginya.
Zona Habitasi yang Baru
Saat ini Bumi berada di dalam zona habitasi / layak huni dalam Tata Surya. Zona layak huni atau habitasi merupakan area di dekat bintang di mana planet yang berada di situ memiliki air berbentuk cair di permukaannya dengan temperatur rata-rata yang mendukung adanya kehidupan. Dalam perhitungan yang dilakukan Schroder dan Smith, temperatur planet tersebut bisa menjadi sangat ekstrim dan tidak nyaman untuk kehidupan, namun syarat utama zona habitasinya adalah keberadaan air yang cair.

Terbitnya bintang raksasa merah. Impresi artis. Sumber: Jeff Bryant’s Space Art.
Yang menarik, meskipun Bumi tak lagi berada dalam zona habitasi, planet-planet lain di luar Bumi akan masuk dalam zona habitasi baru milik Matahari dan mereka akan berubah menjadi planet layak huni. Zona habitasi yang baru dari Matahari akan berada pada kisaran 49,4 SA – 71,4 SA. Ini berarti areanya akan meliputi juga area Sabuk Kuipert, dan dunia es yang ada disana saat ini akan meleleh. Dengan demikian objek-objek disekitar Pluto yang tadinya mengandung es sekarang justru memiliki air dalam bentuk cairan yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan. Bahkan bisa jadi Eris akan menumbuhkan kehidupan baru dan menjadi rumah yang baru bagi kehidupan.
Bagaimana dengan Bumi?
Apakah ini akhir perjalanan planet Bumi? Ataukah Bumi akan selamat? Berdasarkan perhitungan Schroder dan Smith Bumi tidak akan bisa menyelamatkan diri. Bahkan meskipun Bumi memperluas orbitnya 50% dari orbit yang sekarang ia tetap tidak memiliki pluang untuk selamat. Matahari yang sedang mengembang akan menelan Bumi sebelum ia mencapai batas akhir masa sebagai raksasa merah. Setelah menelan Bumi, Matahari akan mengembang 0,25 SA lagi dan masih memiliki waktu 500 ribu tahun untuk terus bertumbuh.

Matahari yang menjadi raksasa merah akan mengisi langit seperti yang tampak dari bumi. Gambar ini menunjukan topografi Bumi yang sudah meleleh menjadi lava. Tampak siluet bulan dengan latar raksasa merah. Copyright William K. Hartmann
Sedikit berandai-andai, bagaimana menyelamatkan Bumi? Jika Bumi berada pada jarak 1.15 SA (saat ini 1 SA) maka ia akan dapat selamat dari fasa pengembangan Matahari tersebut. Nah bagaimana bisa membawa Bumi ke posisi itu?? Meskipun terlihat seperti kisah fiksi ilmiah, namun Schroder dan Smith menyarankan agar teknologi masa depan dapat mencari cara untuk menambah kecepatan Bumi agar bisa bergerak spiral keluar dari Matahari menuju titik selamat tersebut.
Yang menarik untuk dikaji adalah, umat manusia seringkali gemar berbicara tentang masa depan Bumi milyaran tahun ke depan, padahal di depan mata, kerusakan itu sudah mulai terjadi. Bumi saat ini sudah mengalami kerusakan awal akibat ulah manusia, dan hal ini akan terus terjadi. Bisa jadi akhir perjalanan Bumi bukan disebabkan oleh evolusi matahari, tapi oleh ulah manusia itu sendiri. Tapi bisa jadi juga manusia akan menemukan caranya sendiri untuk lolos dari situasi terburuk yang akan dihadapi.
ivie Astronom dan Sains komunikator yang aktif menulis di langitselatan. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Terlibat dalam riset KK Tata Surya Astronomi ITB untuk tinjauan pembentukan sistem Tata Surya dan Extrasolar Planet.Email this author | All posts by ivie







wah kamu hebat banget !!!……..
pasti kamu suka baca buku ya!!!!!!!!………..
Sebuah perkiraan dari pemikiran manusia yg mengada-ngada.
Mungkin buat sebagian orang ini pemikiran yang mengada-ada, namun bagi orang2 yang bergelut di dalamnya ini adalah perjalanan panjang dari pembelajaran sains di muka Bumi.
Masa depan bumi itu ditentukan oleh sang Maha pencipta yaitu Allah SWT.
Ditentukan Allah tapi bukan berarti manusia tidak boleh mencari tau dari sisi ilmu pengetahuan.
jalanin aza kehidupan seperti skrang ini,dan jgnlah memikirkan untuk bsok dan strusnya dan kita tidak akan tau apa yg akan terjadi buat besok apakh kita akn mati atau msih diberikan umur yg pnjang oleh Allah SWT.
Dari pembelajaran yg pnjang psti juga akn ada pemberhentiannya yaitu Hari Kiamat dan semua urusan yg ada didunia akan kembali kpda Alllah SWT.
Kehidupan itu harus didasari dengan nilai2 Agama, maka kelak kehidupan kita semua tidak akan hancur seperti sekarang ini…….
Jangan terlalu mencari kesibukan duniawi maka suatu saat kamu jadi lengah dan lalai dalam menjalankan AgamaMu sendiri……..
Disaat kamu lagi mengalami kesusahan maka ingatlah kamu kepada ALLAH SWT…
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah,padahal kamu mengetahui.
Wahai Manusia janganlah dirimu Angkuh dan sombong kpda sesama,ingatlah bahwa kamu semua diciptakan dari setetes air hina/mani kemudian Allah menyempurnakannya dalam bentuk rupawan ada ganteng dan cantik,ada jelek dan buruk maka dari itu bersyukurlah atas apa yang diberikan oleh Allah SWT….
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
Jika manusia tidak berpikir ntuk besok dan seterusnya.. untuk apa manusia diberi kemampuan berpikir?
Bahwa Langit,Bumi dan semua jagat raya ini telah diciptakan oleh Allah dalam tiap2 peredarannya masing2 supaya manusia dapat mengambil pelajarannya didalam kehidupan ini. apakah masih ada keraguan padamu pada kebesaran Allah.??
apa hubungannya manusia mengadakan penelitian dan meragukan Allah?
Kita manusia seharusnya bisa bersyukur bahwa Bumi telah Allah ciptakan untuk tempat semua makhluk hidup.
Adakh Langit lagi diplanet lain selain bumi…??
Maklum aja…mr Mata-mata besar di pesantren sih….
Tulisan yang sangat baik,…dengan naratif diatas orang yang tidak mengerti jadi tahu akan astronomi serta permasalahannya seperti saya.
Dan mengenai akan keyakinan,
Sebagai umat muslim saya cuman bisa menyampaikan bahwa semuanya sudah diatur oleh Allah SWT, jika memang harus demikian Bumi kedepannya serta kehidupan yang berada didalamnya,mungkin itu semua sudah di atur oleh Allah SWT…sekarang kembali ke kita sebagai makhluknya untuk menyadari akan kekurangan serta kesalahan serta tindakan yg harus kita ambil kedepannya sekiranya dapat membuat dan menjadikan kita menjadi lebih bijak dengan dasar pengetahuan yang ada dan berbasis pondasi agama yang kuat sehingga dapat berjalan dengan sinergis dan terarah..
Salam,
Asalim
Waoww, rupanya byk yg kurang paham dg pemikiranmu ya. Tapi saluut bgt. Sebenernya semua hal yg akan terjadi itu sdh ada aturan n masanya ya, tgl kita yg hrs bisa berpikir positif dan tahu hars berbuat bgmn. Dari sudut pandang agama apapun semua itu pasti terjadi. Tgl kita mau itu berlangsung cepat atau nggak. Mau selamat ? Berusahalah dari sekarang, lwt jalur agama dan tentu ilmiah n teknologi, toh semua itu berhubungan erat. Ok.. Teruslah berkarya. aku tg tulisan yg lain.
mbag q mau tanya , . . . apa ada lg situs selain langitselatan.com
Q pengen Menambah Wawasan lg niech , . .
Blz Yaw , . .Semngat truZ
Tuhan menciptakan bukan hanya tuk let it flow ajah …
Tuhan menciptakan sesuatu untuk dipelajari … bukan hanya untuk didiamkan saja … !!
memang pada dasarnya semuanya itu Tuhan yg mengatur … !!
jika manusia tidak mempelajari semua yg ada termasuk planet2 or jagat raya … !!
kata kasarnya buat apa Tuhan ciptakan yg lain … knp gag bumi ajah ma matahari n bulan … !!
seharusnya kita semua paham akan semua itu … !!
Tuhan itu pasti menciptakan yg lainnya untuk dipelajari bukan hanya untuk didiamkan saja … !!
gue sangat setuju kata2 ivie tentang ” Memang ditentukan Allah tapi bukan berarti manusia tidak boleh mencari tau dari sisi ilmu pengetahuan n’ Jika manusia tidak berpikir ntuk besok dan seterusnya.. untuk apa manusia diberi kemampuan berpikir? “
menarik banget….!
Mba…minta ijin copas tuk artikel di pesbuk aku….
tentunya dengan menggunakan sumbernya…
thanks before
silahkan.
mengerikan kalo begitu,,,
segra insff!!!
mau dilihat dari agama atau astronomi, menurut saya ujung2nya sama tuh. KIAMAT.
hanya masalahnya, kapan tuh kiamat datang.
yang saya tahu, berdasar agama yang saya tahu, saat kiamat tuhan akan menurunkan matahari hingga setinggi kepala. setelah itu seluruh kehidupan di bumi akan berakhir.
nah kl menyimak cerita di atas, matahari akan mengembang dan mencapai bumi…
mirip kan dengan yang namanya kiamat itu…….
so saya yakin dua-duanya akan terjadi. seyakin saya atas agama yang saya anut.
pis lah.
Angkasa yang maha luas ini tentu banyak menyimpan misteri. Manusia yg diberi akal budi tentu akan selalu mencari jawaban tentang misteri yang ada. Bagus sekali tulisan anda. Mungkinkah kita bisa membuat mesin/pesawat atau wahana apapun yang bisa menyingkap misteri angkasa raya yang maha luas itu. Kalau saya perhatikan, setiap khayalan di masa lalu, saat ini hampir semua bisa terwujud. Kalau anda nonton film Wall E, produksi Disney Pixar studio, mungkin ada sedikit gambaran tentang masa depan bumi kita ini. Kadang kadang penuturan ilmiah dan dari sudut pandang agama kok nggak sejalan ya, ada masukan dari Ivy, atau dari pembaca sekalian yg budiman? Aku tunggu tanggapannya n terima kasih banyak. GBU all
Agama dan ilmiah itu harus berjalan bersamaan dan saling melengkapi dan mendukung, bukannya saling menjatuhkan. Salah satu tugas manusia untuk mensyukuri semua yg diberikan Tuhan yaitu dengan mempelajari dan mengertikan. Apabila kita lebih mengerti, manusia cenderung dapat lebih menghargai apa yg telah diberikanNya.
anyway back to topic: “Apakah bumi akan hancur?”
Mungkin kehancuran telah dimulai dengan terganggunya proses kehidupan di bumi ketika matahari mulai mengembang (peningkatan suhu bumi, ditambah dgn efek rumah kaca (plus bertambahnya CO2 di atmosfir krn kontribusi manusia), siklus normal di bumi bisa kacau dan stagnant).
Yg menarik disini adalah estimasi waktunya. 5 juta tahun adalah waktu yg cukup lama untuk kehidupan manusia. Seiring dengan waktu, kemajuan teknologi harus dapat mengikuti zona habitasi yg perlahan lahan menjauhi bumi ini.
Next destination: Mars ? lalu dlm 500 ribu tahun pindah lagi.
APAKAH BUMI ITU AKAN HANCUR??
jika allah berkata”kunfayakun” kpda bumi maka terjadilah.
tapi itu adalah adalah kehendah yg maha esa,manusia hanya bisa belajar dan memplajari,dan harus intropreksi diri.
mungkin ini sudah tanda “KIAMAT ALAM SEMESTA SUDAH DEKAT”.
Artikelnya menarik sekali.
Mungkin benar, bahwa saat kiamat matahari akan berada d atas kepala.
Tapi jangan lupa, Al-quran yang Allah turunkan itu penuh dengan bahasa yang tersirat, jd perlu pemikiran yg dalam untuk dpt mengetahui maknanya, so jangan sampe salah tafsir aja.
Yg sy tw, ‘Kiamat’ adalah khancuran alam semesta.
Yg sy mw tanya k mbak iviy, apakah dngn evolusi matahari saja, bisa merusak kseimbangan alam semesta dan menyebabkan kiamat?
Solarsistem kita ini hanya sebesar debu jika d banding alam semesta.
Emang jarak ujung alam semesta brapa ya mbak ? ^_^
kmu senang yang berbau atmosfer ya…?
mampir ya k blog gw doanmandala.wordpress.com
trims
sepertinya…manusia di bumi harus perlakukan Bumi ini dengan penuh kasih sayang
Aku yakin Allah SWT….pasti melindungi umatnya dari kemusnahan.
Mba, sangat menarik ceritanya….menjadi pelajaran ke depan yang patut kita waspadai juga. Mengingat eksplorasi bumi yang semakin menggila…(jujur aja aku concern, so dukung tuk go green to our earth)
knapa si pada ribut, toh yg dibahas sama mba’ ivie itu kan mengenai karakteristik matahari, probabilitas keadaan yang mungkin terjadi, jadi kenapa harus diperdebatkan antara apa yang dibilang sama agama dengan apa yang terungkap oleh sains, tapi menurutku jujur ini tulisan yang bagus bgt, dari sini aku bisa dapet hal baru walaupun aku juga dapet sebagian kecil di perkuliahan
ternyata baca-baca hal begini ga’ bikin bosen ya, makin dibaca makin asik makin penasaran, makasi ya mba’ atas postingannya, tetep semangat mba’ untuk terus menulis !!
Matahari membesar padahal setiap hari dia melepaskan energi yang dahsyat,kayaknya teori konvensional masih enakan deh, dimana dia akan menyusut, mampat dengan masa yang luar biasa kemudian akan meledak nah habis dah cerita, sekarang ada lagi teori yang mengatakan dia akan membesar, tambahan body dari mana? padahal konon setiap hari dia kehilangan berat 40.000 ton, wah,,,,,,,, (maaf cuman buat bahan diskusi, saya sendiri kalo bali baju ke matahari,,, heheheh)
mbak ivie…aku akui artikel anda sangat bagus2…aku tertarik bged.
tapi mbak…manusia itu udah terlalu bnyak mencampuri urusan Tuhan.
sedikit ngutip dari buku nih..lupa buku apa judulnya
ya kan…Tuhan Maha penglihat… manusia ingin lemlihatn sejauh2 antariksa
Tuhan maha pencipta…. manusia pun ingin menciptakan organisme baru.kloning leh..rekayasa gen lah.
Tuhan memberi kita akal bukan untuk berpikir logis dan mengacak2 dunia saja.. tapi berpikir jika kita adalaha Tuhan..betapa murka kita ketika semua urusan kita dicampuri nya (kecuali ata kehendak NYA)
terus terang aku suka ma logika kok tapi..tapi kalo dipikir2..emang kita udahn bnyak nyampuri ya >..<
waw kiren bgtssss..sbuh pmbljrn utk skrng n msa dpan
gt aja repot, gue males ah mikiran milyaran thn lg, krn saat itu gue jelas udah gak ada
aneh aja tuh si mr mata mata.kita lagi bicara ilmu pengetahuan .bukan agama.agama dengan ilmu pengetahuan juga memiliki konsep yang sama,untuk kebaikan kita juga.lagian ke agamaan lu tu ya- nga sesuai dengan nick lu tuh.suka ngurusin orang lain yah kayaknya?
oreng boleh komentar, kalau ga suka ilmu perbintangan ya jangan nimbrung disini ga ada kerjaan aja , kayanya mr mata bisanya cari musuh didikan orang belanda kali , tukang adu domba, jadi orang santri bukannya sadar malah cari musuh ga nyambung deh,
udah-udahjangan berantem, lebih baik kalian berantem ngerebutin aq…… he..he…he…