Planet Nibiru? Maaf, Tidak Ada (di Langit)!

Kiamat 2012 mengklaim bahwa pada Jumat 21 Desember 2012 pukul 18:11 WIB mendatang Bumi kita bakal berbenturan dengan planet raksasa bernama Nibiru dengan titik bentur di Antartika.

Badai Matahari

Matahari adalah sumber dari semua energi yang kita kenal di Bumi. Jika kita merunut semua sumber energi yang kita kenal dan kita gunakan sehari-hari, semuanya akan bermuara pada Matahari. Matahari sendiri menghasilkan energi lewat reaksi nuklir yang terjadi di pusatnya. Namun, meski Matahari memegang peran penting sebagai sumber energi yang kita butuhkan, Matahari juga menyimpan potensi yang bisa memberikan ancaman bagi manusia dan ekosistem Bumi. Ancaman yang dimaksud adalah peristiwa yang dikenal dengan nama badai matahari.

2012: Just Enjoy The Movie

Hari Senin tanggal 16 November kemaren, bersama 15 orang anak astronomi lainnya, aku menonton film ‘2012’. Yup, anak-anak astronomi nonton bareng 2012. Secara pribadi, bukan plot ceritanya yang menarik perhatianku untuk menonton film ini, tapi efek visualnya. Pertama kali melihat trailer film ini beberapa bulan lalu, saat melihat adegan pegunungan di Tibet yg di hantam tsunami, komentarku: “that’s awesome…”

2012, Sebuah Perbincangan Santai Tapi Bermutu

2012? Sepertinya kata-kata tersebut menjadi kata-kunci yang menarik untuk disimak, utamanya apabila dikaitkan dengan ‘kiamat’. Apakah memang ada kaitannya? Tentunya menarik untuk dipahami, terutama untuk mengurai hal-hal yang ilmiah dan metafisis. Ada batas yang jelas antara ilmiah dan metafisis, karena pemahaman ilmiah memberikan penjelasan-penjelasan yang rasional dan sahih atas fenomena-fenomena yang ada di alam. Demikian juga dengan, apa yang akan terjadi di tahun 2012? Apakah benar akan terjadi suatu kiamat?

Tidak Ada Flare Matahari Pembunuh di Tahun 2012

Katanya tahun 2012, kita akan menyaksikan kembang api raksasa. Kok bisa? Matahari kan akan mendekati siklus 11 tahunannya, yang dikenal sebagai “solar maksimum”. Kalau demikian tentunya akan ada banyak aktivitas Matahari yang bisa kita saksikan. Beberapa prediksi mengatakan siklus Matahari tersebut akan lebih kuat dibanding maksimum yang terjadi tahun 2002-2003. Para ilmuwan Matahari tentunya sudah sangat gembira menantikan kejadian ini.

Planet X Bukan Planet Nibiru

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari di balik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”. Tetapi, mengapa kita harus cemas duluan akan Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X kan tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?