langitselatan
Beranda » Lubang Hitam Supermasif yang Melanggar Aturan

Lubang Hitam Supermasif yang Melanggar Aturan

Astronom telah menemukan lubang hitam supermasif yang melanggar segala aturan!

 Ilustrasi sistem lubang hitam supermasif. Gas yang mengalir menuju lubang hitam membentuk korona terang di dekatnya. Di beberapa sistem, bahkan ada semburan cahaya. Kredit: NASA/JPL-Caltech.
Ilustrasi sistem lubang hitam supermasif. Gas yang mengalir menuju lubang hitam membentuk korona terang di dekatnya. Di beberapa sistem, bahkan ada semburan cahaya. Kredit: NASA/JPL-Caltech.

Sebagian besar galaksi memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya. Lubang hitam ini tumbuh dengan melahap awan-awan debu dan gas di sekitar layaknya mesin penyedot debu raksasa. Saat lubang hitam makan, gas berpusar masuk dan memanasi sekelilingnya sehingga tampak “memendarkan” berbagai macam cahaya. Kadang-kadang astronom melihatnya sebagai suar sinar-X yang terang, dan kadang-kadang berupa semburan gelombang radio.

Seperti terbatasnya jumlah permen yang boleh dimakan setiap hari, ada pula batas kecepatan makan untuk lubang hitam supermasif. Batas ini disebut batas Eddington. Kalau lubang hitam makan terlalu cepat, gas akan memanas dan energi yang dilepaskan dari gas panas itu akan mendorong gas-gas yang mengalir masuk. Akibatnya, aliran gas akan melambat. Di sinilah perbedaannya! Lubang hitam supermasif yang baru ditemukan ini melanggar batas kecepatan makan.

Dengan menggunakan Teleskop Subaru, tim astronom internasional menemukan lubang hitam supermasif dari masa ketika alam semesta masih sangat muda. Lubang hitam ini tumbuh pesat dengan melahap gas 13 kali lebih cepat dari batas Eddington. Selain itu, lubang hitam tersebut memancarkan sinar-X dan gelombang radio dalam waktu bersamaan, hal yang tidak mungkin terjadi secara teori. Benar-benar pelanggar aturan!

Para astronom menduga lubang hitam supermasif ini sedang dalam fase khusus di kehidupannya, yaitu fase melahap banyak gas dengan sangat cepat, melanggar batas Eddington, lalu memancarkan sinar-X dan gelombang radio, sebelum akhirnya tenang dan stabil. Ini mirip dengan bayi ketika tinggi dan beratnya bertambah pesat.

Para astronom senang sekali akhirnya dapat melihat pertumbuhan lubang hitam dari waktu ke waktu di alam semesta dini. Dengan penemuan ini, mereka selangkah lebih maju dalam memahami cepatnya pembentukan lubang hitam masif di alam semesta dini.

Fakta Keren


Avatar photo

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

Tulis Komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

Kanal LS

Error 403 The request cannot be completed because you have exceeded your quota. : quotaExceeded
Toko LS
tanya LS

Paling Banyak Dicari

Evolusi Bintang di Kawasan Jantung Bimasakti
Jambore Nasional Klub Astronomi 2024
Di Balik Layar
Fenomena Langit Bulan Februari 2026
Fenomena Langit 2026: Gerhana Matahari & Gerhana Bulan
Tahun Cahaya: Satuan Waktu atau Jarak?

Langanan LS