Dunia Baru Di Halaman Belakang

Angkasa luar itu sangat besar dan selalu ada kejutan atau penemuan baru yang muncul di halaman belakang kita.

Ilustrasi bintang katai cokelat yang sedang mengitari bintang katai putih. Kredit: NOIRLab/NSF/AURA/P. Marenfeld. Acknowledgement: William Pendrill
Ilustrasi bintang katai cokelat yang sedang mengitari bintang katai putih. Kredit: NOIRLab/NSF/AURA/P. Marenfeld. Acknowledgement: William Pendrill

Kali ini, para astronom melakukan sensus bintang dingin di dekat Matahari dan menemukan 100 dunia baru yang dikenal sebagai katai cokelat.

Penemuan ini penting karena bisa memberi wawasan baru terkait pembentukan maupun atmosfer planet di sistem bintang lain. Selain itu, para astronom juga bisa membuat perkiraan ada berapa banyak dunia yang mengambang bebas sendirian di ruang antarbintang di dekat Matahari.

Bintang Gagal

Para astronom menyebut katai cokelat sebagai bintang gagal. Bintang katai cokelat adalah bintang bermassa rendah dan berada di antara Jupiter, planet paling masif di Tata Surya, dan bintang terkecil.

Tapi, berbeda dari bintang seperti Matahari, katai cokelat tidak pernah cukup panas untuk bisa memulai proses fusi nuklir di pusat bintang. Reaksi nuklir ini sangat penting untuk membuat gas di dalam bintang melakukan merger dan melepaskan energi.

Yang terjadi, setelah katai cokelat terbentuk, bintang ini kemudian meredup dan mendingin.

Karena temperaturnya yang dingin, tentu saja katai cokelat tidak bercahaya terang. Objek ini termasuk redup sehingga sulit untuk diamati. Karena itu, para astronom biasanya mencari katai cokelat yang jaraknya masih termasuk dekat dengan Bumi. Katai cokelat yang dekat biasanya tampak lebih terang.

Berburu Harta Karun

Untuk menemukan tetangga terdekat Matahari yang dingin alias si bintang katai cokelat, para astronom menggunakan fasilitas NOIRLab dan kolaborasi jejaring internasional yang tergabung dalam proyek Backyard Worlds.

Tim ini mencari pergerakan halus dari planet dan bintang katai cokelat dalam kumpulan arsip foto yang dipotret oleh Teleskop 4 meter Nicholas U. Mayal di Kitt Peak National Observatory (KPNO) dan teleskop4 meter Víctor M. Blanco di Cerro Tololo Inter-American Observatory (CTIO).

Hasilnya, jaringan yang melibatkan lebih dari 100.000 sains warga ini berhasil menemukan 100 dunia baru di dekat Matahari.

Ke-100 bintang katai coklat ini sesuai dugaan memiliki temperatur rendah untuk ukuran bintang. Pada umumnya, bintang katai cokelat memiliki temperatur lebih rendah dari bintang terkecil sampai temperatur planet.

Dari ke-100 katai cokelat yang ditemukan, sebagian merupakan yang terdingin yang pernah ditemukan. Bahkan beberapa di antaranya memiliki suhu seperti di Bumi. Itu artinya, bintang ini cukup dingin untuk bisa menjadi rumah bagi dunia air.

Bintang katai cokelat terdekat yang ditemukan, jaraknya 23 tahun cahaya dari Matahari. Sebagian lainnya berada antara 30 – 60 tahun cahaya.

Siapa yang tahu dunia lain seperti apa yang akan kita temukan di masa depan!

Fakta keren

Sampai saat ini, para relawan proyek Backyard Worlds sudah menemukan 1500 dunia yang dingin di dekat Matahari!


Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.