Potret Istimewa Keluarga Exoplanet

Untuk pertama kalinya, foto keluarga exoplanet berhasil dipotret dengan Very Large Telescope yang dioperasikan ESO di Chili.

Potret sistem TYC8998-760-1 yang beranggotakan dua eksoplanet TYC 8998-760-1b dan TYC 8998-760-1c. Kredit: ESO/Bohn et al.
Potret sistem TYC8998-760-1 yang beranggotakan dua exoplanet TYC 8998-760-1b dan TYC 8998-760-1c. Kredit: ESO/Bohn et al.

Tentu kita sudah sering melihat foto-foto benda langit yang dihasilkan oleh berbagai teleskop baik di Bumi maupun di luar angkasa. Foto-foto dari berbagai objek Alam Semesta memang sangat indah dan menarik. Di antara foto-foto tersebut, ada yang sangat spesial karena berhasil menangkap sebuah kejadian langka atau itu adalah foto pertama.

Inilah yang berhasil dipotret oleh VLT. Sebuah foto keluarga!

Foto Langka

Foto keluarga bintang dan dua exoplanet! Foto ini adalah foto keluarga exoplanet pertama yang berhasil dipotret astronom. Tak cuma itu. Ini adalah foto pertama bintang muda serupa Matahari (lingkaran terang di sudut kiri atas) dengan dua exoplanet raksasa (dua titik kecil di foto).

Sampai saat ini kita sudah mengetahui ada lebih dari 4000 exoplanet di Alam Semesta. Dan para astronom menduga masih banyak planet lain yang belum ditemukan. Tapi, hampir semua eksoplanet ditemukan tanpa melihat langsung planet-planet tersebut.

Jadi, para astronom menemukan exoplanet atau planet di bintang lain dengan cara tidak langsung. Mereka mengamati kedipan cahaya bintang yang jadi petunjuk planet sedang melintas di depan bintang!

Karena itu, foto keluarga exoplanet merupakan foto yang sangat spesial. Khususnya karena foto ini berhasil memotret bintang dengan dua planet. Foto sistem dengan planet lebih dari satu merupakan foto yang sangat langka!

Pada umumnya, planet bersembunyi di balik cahaya bintang yang sangat terang, sehingga sulit untuk dideteksi keberadaannya. Apalagi untuk dipotret!

Hanya ada dua sistem dengan planet lebih dari satu yang sudah berhasil diamati secara langsung. Tapi, kedua sistem itu bintangnya bukan bintang serupa Matahari.

Sampai sekarang, astronom belum pernah mengamati secara langsung bintang seperti Matahari yang dikelilingi lebih dari satu planet.

Bintang dan dua exoplanet yang dipotret dikenal sebagai sistem TYC 8998-760-1. Sistem ini berada 300 tahun cahaya dari Bumi. Jika kita bisa melakukan perjalanan antariksa dengan kecepatan cahaya, maka butuh 300 tahun untuk tiba di sistem tersebut!

Sistem TYC 8998-760-1 yang berada di rasi Muska (Lalat), diamati oleh Alexander Bohn, mahasiswa S3 dari Universitas Leiden, Belanda.

Memahami Tata Surya

Pengamatan sistem planet ini bisa membantu para astronom memahami pembentukan dan evolusi planet di sekeliling Matahari. Hal ini karena sistem ini mirip dengan Tata Surya. Bedanya, sistem yang dipotret masih sangat muda.

Dua planet yang dipotret adalah planet gas raksasa. Planet gas raksasa adalah planet yang hanya disusun oleh gas dan ukurannya juga lebih besar maupun lebih masif dari planet batuan seperti Bumi dan Mars.

Pengamatan terbaru ini juga membantu kita untuk memahami Jupiter dan Saturnus, dua planet gas raksasa di Tata Surya.

Tapi, foto kedua exoplanet yang dipotret tidak benar-benar mirip dengan Jupiter dan Saturnus. Kedua exoplanet dalam sistem TYC 8998-760-1 berada pada jarak 160 AU dan 320 AU dari bintang induknya. Jarak ini lebih jauh dari Jupiter dan Saturnus yang berada pada 5 AU dan 10AU dari Matahari.

Kedua exoplanet juga lebih masif dari Jupiter dan Saturnus. Bahkan exoplanet dalam yang berada dekat bintang, 14 kali lebih masif dari Jupiter, planet terbesar di Tata Surya!

Sementara itu, planet terluar massanya 6 kali massa Jupiter.

Very Large Telescope

Foto keluarga exoplanet ini dipotret dengan Very Large Telescope (VLT) yang dioperasikan oleh European Southern Observatory (ESO) di puncak gunung Cerro Paranal di gurun Atacama, Chili Utara.

Langit yang cerah dan gelap di Chili merupakan faktor penting untuk memperoleh hasil pengamatan benda-benda langit yang jelas dan tajam.

VLT merupakan gabungan 4 buah teleskop yang bisa dioperasikan secara terpisah ataupun bersama-sama sebagai satu tim. Setiap teleskop dilengkapi dengan cermin besar yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang diterima teleskop.

Fakta keren:

Bintang yang dipotret, usianya baru 17 juta tahun. Untuk bintang, usia ini masih sangat muda! Ini seperti melihat Matahari versi masih muda. Saat ini usia Matahari sudah 4,6 miliar tahun.


Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.