Keluarga Yang Terus Bertambah

Sekelompok astronom berhasil menemukan 20 bulan baru yang mengorbit Saturnus.

Saturnus dan satelit-satelitnya. Kredit: UNAWE
Saturnus dan satelit-satelitnya. Kredit: UNAWE

Saturnus adalah planet ke-6 dari Matahari dan sangat terkenal karena memiliki cincin terang yang terbuat dari es dan batuan. Sekarang, Saturnus juga terkenal sebagai pemilik bulan terbanyak di antara planet-planet di Tata Surya!

Hasil penemuan terbaru menambah keluarga Saturnus menjadi 82 buah bulan, melampaui Jupiter yang hanya memiliki 79 bulan.

Bulan adalah satelit alam yang mengorbit planet. Sebagian besar planet di Tata Surya memiliki setidaknya satu buah bulan, seperti Bumi, dan sebagian lagi punya selusin bulan.

Bulan baru yang ditemukan mengelilingi Saturnus ini tidak besar dengan ukuran antara 3 – 5 km, atau hampir sama panjang dengan Hollywood Walk of Fame.

Yang lebih aneh lagi, 17 bulan Saturnus mengitari planet itu dengan gerak mundur, yang artinya berlawanan arah dari arah rotasi Saturnus. Hal ini diduga terjadi karena tabrakan dasyat yang terjadi di masa lalu yang menyebabkan ke-17 bulan Saturnus ini berbalik arah.

Fakta menarik

Jika ada lautan yang cukup besar, Saturnus akan mengambang di sana! Ini karena planet Saturnus terbuat dari gas, berbeda dengan Bumi yang disusun oleh batuan.

[divider_line]

Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.