InSight, Misi Menggali Rahasia Mars

Pencarian cepat di instagram dengan tagar “selfie” menghasilkan lebih dari 350 juta foto. Tapi, tak ada satupun yang bisa mengalahkan swafoto yang diterima NASA dari Wahana InSight di Mars!

Citra yang diambil InSight setelah panel surya dan lengan robotik dibentangkan. Kredit: NASA/JPL-Caltech
Citra yang diambil InSight setelah panel surya dan lengan robotik dibentangkan. Kredit: NASA/JPL-Caltech

Foto tersebut diambil tak lama setelah InSight mendarat di Mars pada tanggal 26 November 2018. Perjalanan wahana InSight dari Bumi ke Mars membutuhkan waktu 6 bulan. Dan untuk itu, wahana InSight harus segera melaporkan kondisinya ke BUmi. Swafoto yang diambil memperlihatkan sebagian kecil wahana dan permukaan Mars yang berdebu di belakangnya.

Wahana InSight mendarat di area datar yang berada dekat dengan ekuator Mars (setengah perjalanan dari kutub utara ke kutub selatan). Karena area ini kosong dan datar, para astronom menjulukinya “lahan parkir terbesar di Mars”. Itu memang yang dicari NASA.

Pendaratan pada batuan besar atau lereng yang curam bisa menjadi akhir bagi misi InSight. Wahana bisa saja miring atau terbalik atau mengalami kerusakan parah yang membuat InSight tidak bisa melanjutkan misinya. Selain itu, Wahana InSight tidak tertarik dengan tebing dan lembah di Mars.

Berbeda dari pendarat atau rover Mars lainnya di masa lalu, InSight akan melakukan penggalian sampai ke bawah permukaan Mars untuk memelajari apa yang ada di dalam Mars. Sebuah instrumen bernama “mole / tikus mondok” akan masuk ke dalam liang yang digalli sampai kedalaman 5 meter di bawah permukaan. Instrumen Mole akan mengungkap rahasia Mars yang terkubur seperti besarnya panas yang dihasilkan inti planet.

Alat lain yang seukuran bola voli akan mengukur pergerakan yang snagat halus di Mars akibat longsor, badai debu, tabrakan meteor, maupun gempa Mars.

Kerja sama seluruh instrumen yang dibawa InSight akan menghasilkan gambaran besar tentang apa yang ada di dalam Mars. Mirip seperti ultrabunyi yang digunakan dokter untuk “melihat” bagian dalam tubuh manusia.

Penelitian InSight akan membantu kita untuk memahami bagaimana planet batuan seperti Bumi dan Mars terbentuk dan berevolusi. Bahkan InSight juga mungkin saja bisa memberi informasi bagaimana kehidupan dimulai atau bahkan kehidupan berakhir.

Samudera, cuaca dan kegiatan manusia merupakan faktor yang mengubah Bumi dari waktu ke waktu. Sekarang sudah tidak mudah untuk menelusuri sejarah Bumi dengan utuh. Tapi, Mars tidak demikian. Planet ini masih tetap sama sejak jutaan lalu sehingga kita bisa menelusuri jejak masa lalu planet batuan di sini.

Fakta Menarik

Perjalanan InSight ke Mars tidak sendiri. Wahana ini ditemani oleh dua satelit kecil: “Wall-E dan “Eva”. Kedu satelit inilah yang memgirimkan pesan ke Bumi saat InSight mendarat sehingga kita bisa tahu kalau misi tersebut sukses.

[divider_line]
Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...